Narasita.com-Sulteng- Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui dukungan pendidikan tinggi. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Yudiawati V. Windarrusliana, saat menghadiri Wisuda XVII STIA Panca Marga Palu, Senin (8/9/2025).

Menurut Yudiawati, Pemprov Sulawesi Tengah telah menjalankan Program Berani Cerdas, yang menanggung biaya kuliah bagi putra-putri daerah. “Syaratnya hanya ber-KTP Sulawesi Tengah. Baik yang baru mau kuliah, sedang kuliah, maupun yang ingin melanjutkan S2 atau S3. Saat ini yang diproses masih untuk S1,” jelasnya.

Program ini berlaku untuk mahasiswa semester 1 hingga 8 dan dibagi dalam dua jalur, yaitu jalur afirmasi dan jalur prestasi. Untuk jalur afirmasi, mahasiswa cukup melampirkan surat keterangan dari kepala desa atau lurah. Sementara jalur prestasi mensyaratkan IPK minimal 3,0.

Biaya yang ditanggung mencakup SPP atau UKT sesuai jurusan dan program studi. Yudiawati menegaskan, program ini terbuka untuk semua kalangan. “Siapapun bisa ikut, anak pegawai negeri, anak kepala dinas, maupun keluarga kurang mampu,” ujarnya.

Hingga saat ini, Pemprov Sulteng telah membayarkan biaya kuliah untuk 13.555 mahasiswa dengan total anggaran mencapai Rp34 miliar. Jumlah tersebut diperkirakan naik menjadi Rp40 miliar pekan ini.

“Harapan kami, tidak ada lagi anak Sulawesi Tengah yang tidak menyandang gelar sarjana. SDM unggul adalah kunci utama membangun daerah,” tandas Yudiawati.

Dengan program ini, Pemprov Sulteng menegaskan peran aktif Dinas Pendidikan dalam mencetak generasi muda yang berdaya saing, sekaligus memastikan akses pendidikan tinggi yang lebih merata bagi seluruh warga daerah.Bit