Narasita.com- Palu, — Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, secara simbolis meresmikan Tavanjuka Market yang berlokasi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Tavanjuka, Kota Palu, Rabu (15/04/2026) .

Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Wali Kota yang kemudian diserahkan kepada Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Palu, Irmawati Alkaf.

Tavanjuka Market merupakan hasil revitalisasi Pasar Tavanjuka yang dilakukan Pemerintah Kota Palu di bawah kepemimpinan Wali Kota Hadianto Rasyid bersama Wakil Wali Kota Imelda. Revitalisasi ini bertujuan menghidupkan kembali fungsi pasar sebagai pusat perdagangan sekaligus ruang publik yang modern.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Imelda mengenang sejarah Pasar Tavanjuka yang pernah menjadi pasar modern pertama di Indonesia Timur.

“Pasar Tavanjuka merupakan pasar modern pertama di Indonesia Timur, dan saya yang membangun saat itu. Ketika pasar ini tidak berfungsi dengan baik, sedihnya luar biasa. Alhamdulillah, di masa Wali Kota Hadianto, pasar ini direnovasi menjadi lebih modern lagi, dan hari ini resmi kita buka kembali operasionalnya,” ujarnya.

Ia berharap Tavanjuka Market dapat berkembang menjadi pasar modern yang mampu bersaing dengan pasar di kota-kota besar seperti Jakarta. Selain sebagai pusat transaksi, pasar ini juga diharapkan menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.

“Di sini tidak hanya tempat jual beli. Ada makanan, bahan pokok, buah-buahan, ikan, dan ayam segar. Bahkan bisa menjadi tempat nongkrong, apalagi katanya ada live music. Ini diharapkan menjadi lokasi pertumbuhan ekonomi baru,” tambahnya.

Wakil wali kota juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban pasar. Ia meminta para pedagang untuk aktif menjaga kebersihan di setiap lapak.

“Saya berpesan kepada para pedagang, tolong dijaga kebersihannya setiap hari. Jangan ada kotoran, sarang laba-laba, semua harus dibersihkan. Pedagang juga harus diedukasi bagaimana menjaga kebersihan di lapaknya masing-masing. Kita bantu Dinas Lingkungan Hidup, sehingga sampahnya tinggal diangkut,” tegasnya.

Selain itu, dalam mendukung transaksi non-tunai, pedagang didorong memanfaatkan sistem pembayaran digital melalui QRIS yang telah difasilitasi oleh Bank BTN. Sistem ini diharapkan mempermudah konsumen dalam bertransaksi hanya dengan pemindaian kode.

Di akhir sambutannya, Wakil Wali Kota berharap Tavanjuka Market dapat menjadi percontohan bagi pengembangan pasar lainnya di Kota Palu, sebagai bagian dari upaya mewujudkan kota yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.rls