Narasita.com- MOROWALI, — Dinamika internal Partai Demokrat di Sulawesi Tengah menjelang Musyawarah Daerah (Musda) semakin menguat. Salah satu isu yang mencuat yakni potensi perubahan kepemimpinan di tubuh DPC Partai Demokrat Kabupaten Morowali.

Hal itu seiring munculnya kabar mengenai peluang Syarifudin Hafid masuk dalam jajaran DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah. Sejumlah sumber internal partai menyebut, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan struktur organisasi di tingkat provinsi.

Jika skenario tersebut terealisasi, posisi Ketua DPC Demokrat Morowali dipastikan akan lowong. Partai pun dinilai perlu segera menyiapkan figur pengganti yang mampu menjaga stabilitas organisasi sekaligus melanjutkan agenda politik yang telah berjalan.

Dalam perkembangan terbaru, nama Aditya Bayu Pratama atau yang akrab disapa Bayu Bonso mulai disebut sebagai salah satu kandidat kuat untuk memimpin DPC Demokrat Morowali.

Selain dikenal aktif di dunia usaha, Bayu juga memiliki pengalaman organisasi di Kabupaten Morowali. Ia tercatat pernah menjabat Ketua HIPMI Morowali periode 2017–2020 serta Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KNPI Morowali pada 2022.

Saat dikonfirmasi terkait peluang tersebut, Bayu membenarkan adanya komunikasi internal partai. Namun, ia mengaku menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada mekanisme organisasi.

“Saya selalu siap menjalankan arahan. Jika partai memberikan amanah, maka saya siap menjalankannya,” ujar Bayu, Senin (4/5/2026).

Pernyataan itu dinilai sebagai bentuk kesiapan sekaligus kehati-hatian dalam menyikapi dinamika politik internal partai. Bayu tidak secara terbuka menyatakan ambisi untuk maju, namun memberi sinyal siap apabila dipercaya mengemban amanah.

Aditya Bayu Pratama diketahui merupakan pengusaha muda asal Desa Wosu, Kecamatan Bungku Barat, Morowali. Ia lahir di Palu pada 2 Maret 1992 dan aktif sebagai kader Partai Demokrat.

Di tingkat lokal, potensi perpindahan Syarifudin Hafid ke struktur DPD Demokrat Sulawesi Tengah dipandang akan membawa dampak signifikan terhadap konfigurasi kepemimpinan partai di Morowali.

Karena itu, Demokrat Morowali dinilai membutuhkan sosok yang tidak hanya mampu melanjutkan program organisasi, tetapi juga menjaga soliditas kader menjelang agenda politik ke depan.

Dengan pengalaman organisasi dan jaringan usaha yang dimiliki, Bayu Bonso disebut memiliki kapasitas untuk mengisi posisi strategis tersebut.rlis