Narasita – PALU – Ajang pencarian bakat menyanyi Equistar 2026 resmi menghadirkan 12 finalis terbaik yang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah. Para peserta terpilih akan menjalani serangkaian pelatihan dan pembinaan selama kompetisi berlangsung sebagai bekal untuk meniti karier di industri musik.

‎Ketua PAPRI Sulawesi Tengah, Adi Tangkilisan, mengatakan bahwa Equistar tidak hanya menjadi wadah kompetisi menyanyi, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan profesionalisme bagi para peserta.

‎”Setelah kompetisi berakhir, pemenang akan mendapatkan kontrak rekaman. Selain pelatihan vokal, para finalis juga dibekali materi mengenai attitude agar siap menghadapi dunia industri musik,” ujarnya.

‎Menurut Adi, kehadiran Equistar diharapkan mampu melahirkan idola-idola baru yang dapat mengharumkan nama Sulawesi Tengah. Bahkan, para peserta berpeluang menembus industri musik nasional apabila mampu mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki.

‎Salah satu finalis asal Kabupaten Banggai, Syahroni, mengaku terkejut sekaligus bangga karena berhasil lolos hingga babak grand final.

‎”Saya tidak menyangka bisa terpilih menjadi salah satu peserta yang akan tampil pada malam grand final. Ini menjadi kesempatan besar untuk menunjukkan kemampuan saya,” katanya.

‎Hal senada disampaikan oleh Nur Shafira. Ia mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari 12 finalis Equistar 2026.

‎Menurutnya, masa karantina memberikan banyak manfaat karena para peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan vokal, tetapi juga berbagai materi pendukung seperti public speaking.

‎”Saya sangat bersyukur bisa lolos menjadi finalis. Selama karantina, kami menerima banyak materi yang bermanfaat, termasuk public speaking yang sangat membantu untuk meningkatkan kepercayaan diri saat tampil di depan publik,” ungkapnya.

‎Kompetisi Equistar ini rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 13 Juni 2026. Melalui pembinaan yang komprehensif tersebut, Equistar 2026 diharapkan menjadi langkah awal lahirnya generasi baru penyanyi berbakat dari Sulawesi Tengah yang mampu bersaing di tingkat nasional dan memberikan warna baru bagi industri musik Indonesia.