JAKARTA, NARASITA – Buah pepaya (Carica papaya) terus menjadi sorotan para peneliti kesehatan di seluruh dunia, khususnya di wilayah tropis seperti Indonesia. Data riset medis terbaru hingga Juli 2026 menegaskan berbagai manfaat pepaya untuk kesehatan yang signifikan, mulai dari melancarkan pencernaan hingga menjaga imunitas tubuh. Buah murah yang mudah ditemukan ini dapat dikonsumsi segar, dibuat jus, salad, atau bahkan diolah menjadi sayur dan suplemen herbal.
Pepaya kaya akan nutrisi penting. Setiap 100 gram pepaya segar mengandung sekitar 43 kalori, 1,7 gram serat, 60 mg Vitamin C (bahkan lebih tinggi dari jeruk), 950 IU Vitamin A, 37 mcg Folat, dan 182 mg Kalium. Lebih dari itu, pepaya juga mengandung enzim papain dan chymopapain yang krusial untuk pencernaan protein, menjadikan pepaya sebagai pendukung utama sistem pencernaan. Kehadiran enzim papain merupakan salah satu poin penting manfaat pepaya untuk kesehatan.
Selain membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit berkat serat serta enzim papain, pepaya juga dikenal mampu meningkatkan sistem imun tubuh. Kandungan Vitamin C dan beta-karoten yang tinggi berperan besar dalam melindungi tubuh dari berbagai infeksi.
Kesehatan jantung juga didukung oleh konsumsi pepaya berkat kandungan kalium dan magnesium di dalamnya. Sementara itu, Vitamin A, C, dan E yang melimpah esensial untuk menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya. Ini menambah daftar panjang manfaat pepaya untuk kesehatan secara holistik.
Tidak hanya itu, lutein dan zeaxanthin dalam pepaya berkontribusi menurunkan risiko degenerasi makula dan katarak. Buah ini juga dipercaya membantu mengontrol gula darah dan berat badan, menjadikannya pilihan tepat bagi mereka yang sedang menjalani program diet sehat.
“Pepaya bukan hanya buah segar, tetapi juga sumber enzim papain yang mendukung pencernaan dan kesehatan kardiovaskular,” kata Ikatan Dokter Indonesia, Februari 2026.
Di Indonesia, pepaya semakin populer sebagai buah diet sehat karena rendah kalori dan tinggi seratnya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan merekomendasikan pepaya sebagai salah satu buah tropis untuk mengatasi malnutrisi di negara berkembang.
“Sayur pepaya kaya vitamin dan serat, membantu melancarkan pencernaan, menjaga kulit tetap sehat, serta berpotensi mengontrol gula darah,” kata Halodoc, Mei 2026.
Pepaya muda dan daunnya pun dapat dimanfaatkan sebagai sayur dengan manfaat antiinflamasi. Meski demikian, konsumsi berlebihan dapat memicu diare atau menurunkan gula darah terlalu cepat, sehingga perlu dikonsumsi secukupnya. Masyarakat perlu memahami potensi efek ini meskipun manfaat pepaya untuk kesehatan sangat banyak.
“Makan pepaya setiap hari terbukti meningkatkan imunitas, menyehatkan mata, dan membantu menjaga berat badan,” kata Halodoc, April 2026.





