Riyadh, NARASITA – Striker tim nasional Uruguay, Darwin Nunez, kini menghadapi ketidakpastian karier di Al Hilal setelah dibekukan dari skuad sejak Februari 2026. Situasi ini muncul akibat penuhnya kuota pemain asing pasca kedatangan Karim Benzema, membuka peluang bagi Darwin Nunez untuk melanjutkan petualangan di Liga Utama Sepak Bola (MLS) Amerika Serikat, di mana Atlanta United siap merekrutnya dengan status bebas transfer.
Darwin Nunez diboyong Al Hilal dari Liverpool pada musim panas 2025 dengan mahar €53 juta, menjadikannya salah satu transfer termahal klub. Sebelum bergabung dengan raksasa Saudi tersebut, Darwin Nunez tampil reguler di Liverpool dan menunjukkan kontribusi gol yang signifikan. Namun, nasib Darwin Nunez berubah drastis setelah hanya satu musim.
Sejak Februari 2026, Darwin Nunez tidak lagi mendapatkan menit bermain dan secara efektif dibekukan dari tim utama. Penyebab utamanya adalah kebijakan kuota pemain asing yang ketat di Liga Saudi, diperparah dengan kedatangan striker top Eropa lainnya, Karim Benzema. Kehadiran Benzema otomatis menggeser posisi Darwin Nunez dalam rencana pelatih.
Kabar baik kini menghampiri Darwin Nunez dari Amerika Serikat, di mana klub MLS Atlanta United serius menunjukkan minat untuk merekrutnya. Atlanta United dikabarkan memantau ketat situasi Darwin Nunez dan siap menyodorkan kontrak jika pemutusan hubungan dengan Al Hilal tercapai. Diskusi terkait pemutusan kontrak Darwin Nunez saat ini sedang berlangsung.
“Saya ingin kembali menemukan kepercayaan diri dan menit bermain reguler,” kata Darwin Nunez, kepada sumber internal.
Jika transfer ini terealisasi, kepergian Darwin Nunez akan meringankan beban kuota pemain asing Al Hilal dan memungkinkan mereka fokus pada Karim Benzema. Bagi Darwin Nunez, kepindahan ke MLS bisa menjadi kesempatan emas untuk bangkit dan menemukan kembali performa terbaiknya. Sementara itu, Atlanta United akan mendapatkan striker berpengalaman Eropa yang mampu meningkatkan daya saing mereka di kompetisi.





