KUALA LUMPUR, NARASITA – Pertandingan krusial akan tersaji antara Timnas Myanmar dan Timnas Malaysia dalam lanjutan fase grup ASEAN Championship 2026. Duel ini akan digelar di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada Minggu, 26 Juli 2026, pukul 20.00 WIB. Laga Myanmar vs Malaysia ASEAN Championship ini sangat menentukan peluang kedua tim untuk melaju ke babak semifinal sekaligus memperebutkan posisi puncak klasemen grup.

Myanmar, yang mengandalkan striker muda Paing Than, telah menunjukkan performa menjanjikan dengan mencetak 3 gol di dua laga awal. Tim berjuluk White Angels ini mencatat satu kemenangan dan satu hasil imbang di fase grup. Kecepatan dan pressing tinggi menjadi senjata utama Myanmar dalam menghadapi lawan-lawannya, termasuk dalam pertandingan Myanmar vs Malaysia ASEAN Championship mendatang.

Di sisi lain, Timnas Malaysia tampil superior dengan meraih dua kemenangan beruntun, menempatkan mereka di puncak klasemen sementara. Kapten naturalisasi Paulo Josue menjadi motor serangan Harimau Malaya dengan sumbangan 2 assist dan 1 gol. Malaysia akan fokus pada kontrol lini tengah melalui Josue untuk mendominasi jalannya laga.

Sejarah pertemuan antara kedua tim menunjukkan dominasi Malaysia. Dari lima pertemuan terakhir, Malaysia berhasil memenangkan tiga laga, sementara Myanmar hanya sekali menang dan satu pertandingan berakhir imbang. Pertemuan terakhir di tahun 2024 juga dimenangkan Malaysia dengan skor 2-0. Hasil dari Myanmar vs Malaysia ASEAN Championship ini sangat signifikan karena bisa menentukan siapa yang akan lolos sebagai juara grup.

Paing Than (Myanmar), striker berusia 22 tahun, diharapkan menjadi tumpuan serangan Myanmar dengan kecepatan dan penyelesaian akhirnya. Sementara itu, Paulo Josue (Malaysia) akan menjadi pengatur tempo dan eksekutor bola mati bagi Harimau Malaya. Atmosfer Stadion Nasional Bukit Jalil diprediksi akan penuh, memberikan dukungan moral besar bagi tim tuan rumah. Ini akan menjadi faktor penting dalam duel Myanmar vs Malaysia ASEAN Championship yang sengit ini.

“Paing Than adalah senjata utama kami, tapi kami harus bermain kolektif untuk menahan Malaysia,” kata Pelatih Myanmar.

“Kami ingin memastikan kemenangan agar bisa lolos sebagai juara grup,” kata Paulo Josue, Gelandang Malaysia.

Timnas Myanmar diperkirakan akan fokus pada serangan balik cepat, sementara Malaysia akan menurunkan skuad penuh, termasuk duet Josue dan Safawi Rasid di lini tengah. Laga ini diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling sengit dan menarik di fase grup ASEAN Championship 2026.