PARIGI MOUTONG, NARASITA – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Parigi Moutong secara aktif memperkuat pengawasan pesisir dan mengedukasi nelayan setempat pada Selasa, 28 Juli 2026. Kegiatan pembinaan ini bertujuan meningkatkan keselamatan melaut di tengah cuaca ekstrem serta memerangi praktik illegal fishing di perairan Parigi Moutong.

Personel Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Parigi Moutong turun langsung menyambangi nelayan di Kelurahan Bantaya dan Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi. Mereka memberikan pemahaman pentingnya keselamatan saat melaut, khususnya di tengah potensi perubahan cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Edukasi tersebut juga menekankan agar nelayan selalu memantau kondisi cuaca sebelum berangkat melaut. Selain itu, penggunaan alat keselamatan seperti life jacket wajib tersedia dan digunakan selama beraktivitas di laut sebagai upaya meminimalisir risiko kecelakaan.

Fokus pembinaan Satpolairud juga menyentuh aspek pelestarian ekosistem laut. Masyarakat diedukasi untuk tidak menggunakan bahan peledak, racun, maupun bius dalam menangkap ikan. Nelayan dianjurkan untuk menggunakan alat penangkap ikan yang ramah lingkungan sesuai ketentuan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor 18 Tahun 2021.

Selain itu, personel Satpolairud Polres Parigi Moutong turut mengajak masyarakat menjaga kebersihan laut dengan tidak membuang sampah, khususnya sampah plastik. Warga juga diajak melestarikan hutan mangrove sebagai benteng alami pencegah abrasi pantai.

Dalam kesempatan tersebut, Satpolairud mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan praktik illegal fishing maupun tindak pidana lainnya di wilayah perairan. Pelaporan dapat dilakukan melalui personel Satpolairud atau layanan Call Center Polri 110 yang siap melayani masyarakat selama 24 jam.

“Keselamatan nelayan adalah prioritas kami. Karena itu kami terus mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, menggunakan alat keselamatan saat melaut, serta tidak melakukan penangkapan ikan dengan cara-cara yang melanggar hukum. Laut merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” kata IPTU Noldi Wiliam Sualang, Kasat Polairud Polres Parigi Moutong.

Ia juga menambahkan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan wilayah perairan. “Kami mengajak seluruh masyarakat pesisir untuk menjadi mitra Polri dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas illegal fishing maupun gangguan kamtibmas lainnya. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci terciptanya perairan Parigi Moutong yang aman, tertib, dan bebas dari pelanggaran hukum,” tambahnya.

Hingga kegiatan pembinaan Satpolairud Parigi Moutong berakhir, situasi keamanan di wilayah pesisir Kelurahan Bantaya dan Kelurahan Kampal terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan aktivitas illegal fishing maupun pelanggaran hukum lainnya. Kondisi cuaca yang cerah dan laut yang bersahabat turut mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan tersebut.