JAKARTA, NARASITAPusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia pada Kamis, 30 Juli 2026, melaporkan dinamika harga pangan nasional di pasar tradisional seluruh Indonesia. Pergerakan ini ditandai dengan kenaikan signifikan pada komoditas cabai merah dan protein hewani, sementara bawang merah dan bawang putih mengalami penurunan, mencerminkan fluktuasi pasokan serta permintaan di pasar.

Laporan PIHPS Bank Indonesia per 30 Juli 2026 menunjukkan stabilitas yang cukup baik pada komoditas beras, menjadi penopang kestabilan daya beli masyarakat terkait harga pangan nasional. Sebagian besar jenis beras, seperti kualitas bawah I (Rp14.750/kg) dan super I (Rp17.700/kg), tetap tidak berubah dari hari sebelumnya. Hanya beras kualitas bawah II yang sedikit naik 0,34% menjadi Rp14.600/kg, menandakan pasokan beras secara umum masih terjaga.

Berbeda dengan beras, beberapa jenis cabai mengalami kenaikan signifikan yang berpotensi memicu tekanan inflasi pada harga pangan nasional. Cabai merah besar melonjak 3,74% mencapai Rp49.900/kg, dan cabai merah keriting naik tajam 4,89% menjadi Rp48.300/kg. Kenaikan harga ini dipengaruhi oleh dinamika pasokan di tingkat daerah.

Di sisi lain, konsumen dapat sedikit bernapas lega dengan penurunan harga pada komoditas bawang, memberikan sedikit keringanan di tengah gejolak harga pangan nasional. Bawang merah ukuran sedang turun 4,14% menjadi Rp40.500/kg, sedangkan bawang putih ukuran sedang juga mengalami koreksi 2,21% menjadi Rp41.950/kg. Penurunan ini diharapkan membantu menjaga stabilitas harga di pasar.

Sektor protein hewani juga menunjukkan tren kenaikan yang perlu diwaspadai dalam daftar harga pangan nasional. Daging ayam ras segar naik 1,92% menjadi Rp39.850/kg, dan telur ayam ras segar meningkat tipis 0,17% menjadi Rp29.650/kg. Daging sapi kualitas I juga mengalami kenaikan 0,07% mencapai Rp151.050/kg, sementara daging sapi kualitas II sedikit turun 0,18%.

Sementara itu, harga minyak goreng curah sedikit turun 0,24% menjadi Rp20.400/liter, namun minyak goreng kemasan bermerek I naik 0,21% menjadi Rp24.350/liter. Harga gula pasir premium dan lokal terpantau stabil, masing-masing Rp20.300/kg dan Rp19.100/kg. Secara keseluruhan, dinamika harga pangan nasional pada 30 Juli 2026 ini menunjukkan perlunya antisipasi pemerintah dan pelaku pasar.