MILAN, NARASITA – Kiper muda AC Milan, Lorenzo Torriani, menunjukkan kualitasnya dalam laga derby pramusim melawan Inter awal Agustus 2026. Penampilan impresif Lorenzo Torriani tersebut sayangnya diiringi kekhawatiran tentang minimnya kesempatan bermain reguler, mengingat statusnya sebagai kiper ketiga Rossoneri.

Pemain berusia 21 tahun ini melakukan debut derbynya bersama tim senior dalam pertandingan uji coba tersebut. Lorenzo Torriani berhasil melakukan penyelamatan krusial di menit ke-93, menepis tembakan keras Hakan Calhanoglu, yang menarik perhatian media dan penggemar.

Meski demikian, status Lorenzo Torriani sebagai kiper ketiga AC Milan di bawah Mike Maignan yang tak tergantikan dan Terraciano sebagai pelapis berpengalaman, menimbulkan dilema. Banyak yang khawatir potensi besar Lorenzo Torriani bisa tersia-siakan jika terus-menerus hanya duduk di bangku cadangan.

Ini adalah masalah klasik yang sering dihadapi talenta muda di sepak bola Italia, di mana menit bermain reguler sulit didapatkan. Padahal, bagi seorang penjaga gawang muda seperti Lorenzo Torriani, pengalaman bermain adalah kunci untuk pengembangan karier.

Opsi yang realistis untuk Lorenzo Torriani adalah memberinya kesempatan di kompetisi seperti Coppa Italia atau Liga Europa. Alternatif lain yang banyak disarankan adalah meminjamkannya ke klub lain agar bisa mendapatkan menit bermain yang dibutuhkan secara konsisten.

Bagi AC Milan sendiri, regenerasi di posisi kiper bisa terhambat jika pemain seperti Lorenzo Torriani tidak diberi kesempatan yang memadai. Masa depan sang kiper muda ini kini menjadi perhatian, antara tetap bertahan dan berjuang, atau mencari jalur lain untuk berkembang.

“Torriani menunjukkan kualitas dengan penyelamatan krusial di menit ke-93, namun masa depannya tetap terancam sebagai kiper ketiga Milan,” kata Media Italia.