SIGI, NARASITA – Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, M. Sadly Lesnusa, menghadiri Haul ke-5 Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri di Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo, Kabupaten Sigi, pada Sabtu, 08/08. Kehadiran M. Sadly Lesnusa dalam peringatan Haul ke-5 Habib Saggaf di Sigi ini menandai pentingnya silaturahmi dan mengenang jasa tokoh agama.
Kegiatan Haul ke-5 Habib Saggaf di Sigi ini menjadi momentum berharga untuk mengenang perjalanan dakwah serta pengabdian Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri. Selain itu, peringatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi dan ukhuwah di tengah masyarakat Sulawesi Tengah.
Haul ke-5 Habib Saggaf di Sigi dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid; Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae; keluarga besar Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri; unsur Forkopimda; alim ulama; kiai; habaib; pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam; kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah; jajaran Pemerintah Kabupaten Sigi; serta keluarga besar dan Abnaulkhairaat.
Dalam sambutannya, Anwar Hafid mengatakan bahwa haul adalah kesempatan untuk mengenang sekaligus mengambil teladan dari perjalanan dakwah, keilmuan, dan pengabdian Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri. Ia berharap momentum Haul ke-5 Habib Saggaf di Sigi ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Menurut Anwar, nilai keilmuan, akhlak, dan perjuangan dalam membina umat serta mengembangkan pendidikan Islam melalui Alkhairaat menjadi bagian penting yang perlu diteruskan. Peringatan Haul ke-5 Habib Saggaf di Sigi diharapkan menginspirasi.
Anwar juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga perlu berjalan seiring dengan pembangunan manusia. Haul ke-5 Habib Saggaf di Sigi relevan dengan hal ini.
Menurutnya, kemajuan Sulawesi Tengah perlu ditopang oleh masyarakat yang memiliki keimanan, akhlak, kepedulian sosial, serta menjunjung tinggi persaudaraan dan kebersamaan.
Komitmen tersebut, kata Anwar, salah satunya diwujudkan melalui Program BERANI BERKAH yang diarahkan untuk memperkuat kehidupan keagamaan, pembinaan akhlak, toleransi, serta pengamalan nilai kebaikan dan kearifan lokal. Ini adalah bagian penting dari Haul ke-5 Habib Saggaf di Sigi.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga persatuan, keamanan, dan ketenteraman daerah serta memperkuat kepedulian antarsesama dalam mendukung pembangunan Sulawesi Tengah.
Sementara itu, M. Sadly Lesnusa mengapresiasi pelaksanaan Haul ke-5 Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri. Kehadirannya di Haul ke-5 Habib Saggaf di Sigi menunjukkan dukungan pemerintah daerah.
Menurut Sadly, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda untuk mengenang dan mendoakan, tetapi juga menjadi ruang untuk mengambil pelajaran dari perjuangan dan pengabdian Al Habib Saggaf kepada umat.
“Haul ini menjadi momentum untuk mengenang dan mendoakan Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri, sekaligus mengingat kembali perjuangan dan pengabdian beliau. Nilai keilmuan, akhlak, persaudaraan, serta kepedulian terhadap umat merupakan teladan yang sangat berharga dan patut kita jaga serta teruskan,” kata Sadly.
Ia mengatakan pesantren, ulama, habaib, dan lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Pesan ini disampaikan saat Haul ke-5 Habib Saggaf di Sigi.
Menurut Sadly, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan, tetapi juga perlu membangun akhlak, kepribadian, dan kepedulian sosial.
“Pendidikan tidak hanya membentuk kecerdasan, tetapi juga menumbuhkan akhlak dan kepribadian yang baik. Karena itu, peran pesantren, ulama, habaib, dan lembaga pendidikan keagamaan sangat penting dalam membimbing generasi agar memiliki ilmu, iman, akhlak, serta kepedulian terhadap sesama,” katanya.
Sadly juga menyoroti pentingnya menjaga persaudaraan dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Tengah. Ini merupakan inti dari Haul ke-5 Habib Saggaf di Sigi.
Ia menyebut ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah perlu terus dirawat sebagai bagian dari kehidupan masyarakat yang saling menghormati.
“Persaudaraan dan toleransi merupakan amanah yang perlu kita jaga bersama. Dengan saling menghormati, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, insyaallah kehidupan masyarakat akan senantiasa diliputi kedamaian, ketenteraman, dan keharmonisan,” ujarnya.
Sadly berharap momentum Haul ke-5 Habib Saggaf di Sigi tersebut dapat mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menuntut ilmu, memperbaiki akhlak, mempererat persaudaraan, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Semoga keteladanan dan nilai-nilai perjuangan Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri senantiasa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menjaga ilmu, akhlak, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama,” katanya.
Pelaksanaan Haul ke-5 Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan peringatan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, ukhuwah, dan kepedulian sosial masyarakat Sulawesi Tengah. Hal ini selaras dengan tujuan Haul ke-5 Habib Saggaf di Sigi.





