Sering Duduk Seharian? Ini Risiko Kesehatan yang Mengintai

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Annals of Internal Medicine, duduk terlalu lama dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, obesitas, dan gangguan muskuloskeletal. Dr. James Levine, ahli kesehatan dari Mayo Clinic, bahkan menyatakan bahwa ‘Duduk lebih dari 6 jam sehari meningkatkan risiko kematian hingga 40%.’ Untuk mengatasi hal ini, NARASITA merekomendasikan 8 gerakan ringan yang bisa dilakukan di rumah untuk menjaga kesehatan tubuh.

8 Gerakan Ringan untuk Mengatasi Efek Duduk Terlalu Lama

1. Peregangan Leher

Gerakan ini membantu meredakan ketegangan di area leher dan bahu. Caranya, duduk tegak dan miringkan kepala ke kanan selama 5 detik, lalu ke kiri. Ulangi 3-5 kali.

2. Peregangan Bahu

Angkat bahu ke atas mendekati telinga, tahan selama 5 detik, lalu turunkan. Ulangi 8-10 kali untuk mengurangi kekakuan di area bahu.

3. Memutar Pinggang

Duduk tegak dan putar tubuh ke kanan secara perlahan, tahan selama 5 detik, lalu ke kiri. Gerakan ini membantu melenturkan tulang belakang.

4. Peregangan Hamstring

Berdiri tegak, letakkan satu kaki di depan dengan tumit menapak. Condongkan tubuh ke depan tanpa membungkuk. Tahan selama 10 detik, lalu ganti kaki.

5. Gerakan Ankle Rolls

Putar pergelangan kaki searah jarum jam selama 10 detik, lalu berlawanan arah jarum jam. Ini melancarkan sirkulasi darah di kaki.

6. Squat Ringan

Berdiri dengan kaki selebar bahu, turunkan tubuh seperti duduk di kursi. Lakukan 10 kali untuk menguatkan otot kaki dan paha.

7. Plank Mini

Posisikan tubuh seperti push-up, tapi bertumpu pada lengan bawah. Tahan selama 20 detik untuk melatih otot inti.

8. Berdiri Sambil Berjinjit

Berdiri tegak, lalu angkat tubuh hingga bertumpu pada jari kaki. Tahan selama 5 detik, lalu turunkan. Ulangi 10 kali untuk melancarkan aliran darah.

Kenapa Gerakan Ini Penting?

Menurut dr. Jane Thompson, fisioterapis dari Universitas Cambridge, ‘Gerakan ringan yang dilakukan secara teratur dapat mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal dan meningkatkan kesehatan jantung.’ Kombinasikan gerakan ini dengan istirahat setiap 30 menit saat duduk untuk hasil optimal. Menjaga tubuh tetap aktif adalah kunci utama untuk menghindari efek negatif gaya hidup sedentari.