PALU, NARASITA – Wali Kota Palu,  Hadianto Rasyid,  secara simbolis melepas kontingen Kota Palu yang akan berpartisipasi dalam Jambore Nasional (JAMNAS-XII) Gerakan Pramuka Penggalang Tahun 2026. Pelepasan kontingen untuk Jambore Nasional XII ini berlangsung di Auditorium Kantor Wali Kota Palu pada Senin, 10/08/2026.

Jambore Nasional XII Gerakan Pramuka Penggalang Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 14–21 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Dalam ajang nasional ini, Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Palu mengutus sebanyak 48 anggota Pramuka Penggalang Terap serta 9 orang Pimpinan Kontingen Cabang (Pinkoncab) atau Bindamping untuk mengikuti Jambore Nasional XII.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hadianto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan kontingen Kota Palu. Persiapan ini penting demi suksesnya partisipasi di Jambore Nasional XII.

“Semoga segala usaha dan pengorbanan yang telah dilakukan menjadi amal ibadah dan membawa hasil yang membanggakan bagi Kota Palu,” kata  Hadianto Rasyid. 

Kepada para anggota Pramuka yang akan mengikuti Jambore Nasional XII, wali kota berpesan agar momentum tersebut dimanfaatkan sebagai pengalaman berharga. Ini kesempatan untuk belajar, menambah wawasan, memperluas persahabatan, sekaligus mengasah kemandirian dan kedisiplinan. Kegiatan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Pramuka, menurut wali kota, tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kepemimpinan, tanggung jawab, serta semangat pantang menyerah. Pengalaman pribadi Wali Kota Hadianto juga menunjukkan dampak positif dari gerakan Pramuka.

“Saya sendiri memiliki pengalaman di masa lalu yang menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka mampu membentuk karakter yang kuat dan tangguh,” ungkapnya. 

Bahkan, Wali Kota Hadianto mengungkapkan bahwa pengalaman mengikuti kegiatan Pramuka turut memberikan pengaruh dalam perjalanan hidupnya hingga saat ini. Pengalaman di Pramuka ini sangat berarti bagi karier politiknya.

“Kalau tidak masuk Pramuka, mungkin saya tidak jadi wali kota,” tuturnya. 

Oleh karena itu, wali kota berharap seluruh anggota kontingen Kota Palu dapat menjaga nama baik daerah selama mengikuti seluruh rangkaian Jambore Nasional XII. Peserta diminta menunjukkan sikap santun, menjaga kekompakan, serta mengikuti setiap kegiatan dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab.

Pelepasan tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Palu untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada para peserta. Diharapkan peserta dapat mengikuti Jambore Nasional XII dengan sebaik-baiknya dan membawa pengalaman positif bagi perkembangan karakter generasi muda Kota Palu.