ITALIA, NARASITA – Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, kini dihadapkan pada situasi pelik di klubnya, Sassuolo. Tim berjuluk Neroverdi tersebut tengah mengalami krisis pertahanan serius menjelang musim 2026/2027, membuat Jay Idzes Sassuolo terancam memikul beban berat di lini belakang.
Krisis ini dipicu oleh kepergian bek Tarik Muharemovic ke Leeds United dan cedera yang menimpa Jay Idzes sendiri di pramusim. Alhasil, Sassuolo kini kekurangan opsi pemain bertahan yang mumpuni, menyisakan Sebastian Walukiewicz sebagai satu-satunya bek tengah senior yang siap.
Situasi semakin rumit dengan kehadiran pelatih baru, Alberto Aquilani, yang menggantikan Fabio Grosso. Aquilani secara terang-terangan mengakui bahwa dirinya belum memiliki pengalaman melatih sistem pertahanan. Pernyataan ini tentu menambah kekhawatiran para penggemar Sassuolo.
“Lini pertahanan adalah lini yang belum pernah saya latih,” kata Alberto Aquilani, dikutip dari Il Resto del Carlino.
Dampak dari krisis ini sudah terlihat dalam pertandingan pramusim. Sassuolo harus menelan kekalahan telak 1-4 dari Celta Vigo dan kalah 2-3 dari Augsburg, menunjukkan rapuhnya lini belakang mereka tanpa kehadiran Jay Idzes. Minimnya opsi di lini pertahanan menjadi sorotan utama media-media Italia.
Menjelang laga Coppa Italia melawan Cesena pada 17 Agustus 2026 dan pembuka Serie A kontra Atalanta pada 24 Agustus 2026, kebugaran Jay Idzes Sassuolo menjadi faktor krusial. Jika kapten Timnas Indonesia itu belum pulih sepenuhnya, Sassuolo berpotensi menghadapi awal musim yang sulit di Serie A.





