JAKARTA, NARASITA – Kementerian Sosial (Kemensos) telah resmi membuka layanan Cek Desil Kemensos Agustus 2026 melalui situs cekbansos.kemensos.go.id. Masyarakat kini dapat melihat status desil serta kelayakan penerimaan bantuan sosial (bansos) dengan hanya memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP.

Data desil ini sangat krusial karena menentukan prioritas keluarga penerima manfaat (KPM) untuk program-program seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN).

Jumlah penerima bansos pada Triwulan III 2026 menunjukkan angka yang signifikan. Lebih dari 28 juta KPM mendapatkan bantuan, dengan rincian 10.001.753 KPM untuk PKH dan 18.258.834 KPM untuk BPNT/Sembako.

Prioritas utama penerimaan bansos ini diberikan kepada keluarga yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4. Keluarga di desil 5 biasanya menjadi peserta PBI JKN, sementara desil 6-10 tidak diprioritaskan.

Untuk melakukan Cek Desil Kemensos Agustus 2026, langkah-langkahnya cukup mudah. Pertama, kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id. Selanjutnya, masukkan NIK KTP Anda yang terdiri dari 16 digit.

Lengkapi data domisili secara detail, meliputi Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan. Setelah itu, masukkan kode captcha yang tertera untuk verifikasi keamanan. Terakhir, klik tombol “CARI DATA” dan sistem akan menampilkan nama, kategori desil, status bansos, serta periode pencairan.

Selain melalui situs web, pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store maupun App Store. Data yang digunakan untuk penentuan desil berasal dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dimutakhirkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap tiga bulan sekali.

Penting untuk diingat bahwa data desil bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Perubahan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti kelahiran, kematian, perpindahan domisili, atau perubahan kondisi ekonomi keluarga.

Kementerian Sosial juga mengumumkan adanya kasus khusus di mana ribuan KPM ditangguhkan dari daftar penerima bansos. Penangguhan ini terjadi karena teridentifikasi transaksi judi online yang melanggar ketentuan penerimaan bantuan sosial.

Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati terhadap informasi atau tautan palsu. Pastikan hanya menggunakan link resmi Kemensos untuk melakukan Cek Desil Kemensos Agustus 2026 dan menghindari situs pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab.