PALU, NARASITA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) kembali hadir dengan program Bakti Kesehatan Polri. Kali ini, Polri menyelenggarakan Operasi Celah Bibir Gratis dan lelangit di berbagai wilayah, termasuk di Sulawesi Tengah, sebagai wujud kepedulian sosial.

Pelaksanaan kegiatan Operasi Celah Bibir Gratis untuk wilayah Sulawesi Tengah akan dipusatkan di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Palu, yang beralamat di Jalan Dr. Suharso, Lorong III Nomor 2, Kota Palu.

Mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”, inisiatif kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi antara Polri, Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia (PABMI), Smile Train, Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN), serta Senyum Sulawesi Tengah.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin menjelaskan, rangkaian kegiatan akan diawali dengan tahap screening atau pemeriksaan awal pasien. Screening ini dijadwalkan pada tanggal 17-18 Agustus 2026.

Setelah screening, pasien yang memenuhi persyaratan medis akan melanjutkan ke tahap operasi. Pelaksanaan operasi akan dilakukan pada tanggal 19-20 Agustus 2026. Kesempatan Operasi Celah Bibir Gratis ini diharapkan dapat menjangkau banyak masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan tindakan operasi celah bibir dan lelangit. Seluruh rangkaian operasi ini dilaksanakan secara gratis,” kata Kombes Pol Achmad Muhaimin.

Ia menambahkan, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi calon pasien. Untuk pasien celah bibir, bayi minimal berusia 3 bulan dengan berat badan minimal 5 kilogram.

Sementara itu, untuk pasien celah lelangit, bayi harus berusia minimal 18 bulan dengan berat badan minimal 10 kilogram. Program Operasi Celah Bibir Gratis ini dirancang untuk memberikan layanan optimal.

Selain syarat usia dan berat badan, calon pasien wajib membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan berada dalam kondisi sehat. Pasien tidak sedang mengalami sakit seperti batuk, pilek, demam, atau keluhan kesehatan lainnya. Kondisi kesehatan pasien akan diperiksa kembali sebelum tindakan operasi.

“Pasien harus dalam kondisi sehat dan akan menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu pada saat akan dilakukan operasi. Hal ini untuk memastikan pasien memenuhi persyaratan medis dan aman untuk menjalani tindakan,” jelasnya.

Kabid Humas mengajak masyarakat yang memiliki keluarga atau mengetahui anak dengan kondisi celah bibir dan lelangit untuk tidak melewatkan kesempatan baik ini. Kegiatan Operasi Celah Bibir Gratis ini adalah wujud pelayanan Polri.

Menurutnya, Bakti Kesehatan Polri bukan hanya sekadar layanan kesehatan, tetapi juga upaya Polri untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Harapan kami, melalui kegiatan ini semakin banyak masyarakat yang terbantu. Anak-anak yang selama ini membutuhkan penanganan dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis sehingga mereka bisa tumbuh lebih sehat, percaya diri dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi wujud nyata semangat Polri Untuk Masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, tenaga kesehatan, organisasi profesi, lembaga sosial, dan seluruh pihak yang peduli terhadap kesehatan masyarakat.

“Dengan adanya layanan Operasi Celah Bibir Gratis ini, kami berharap masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki anak dengan celah bibir dan lelangit, dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” tutupnya.