MONACO, NARASITA – Karier Paul Pogba di AS Monaco dikabarkan berada di ujung tanduk. Gelandang Prancis tersebut kembali mengalami cedera paha parah pada awal Agustus 2026, yang membuat pihak klub memutuskan untuk mengakhiri kontraknya lebih cepat. Cedera ini terjadi saat sesi latihan tim di Monaco, menambah daftar panjang masalah cedera yang menghantui karier Paul Pogba.
Keputusan Monaco untuk menyudahi kerja sama dengan Paul Pogba ini dipicu oleh kekecewaan mendalam manajemen klub. Pasalnya, sang pemain yang baru berusia 33 tahun itu terus-menerus dilanda cedera, sehingga performanya tidak sesuai ekspektasi. Ini menjadi pukulan telak bagi Paul Pogba yang sempat mencoba bangkit setelah sanksi dopingnya dikurangi pada 2025 lalu.
Menurut laporan dari media Prancis, L’Equipe, cedera terbaru ini adalah pemicu utama. Manajemen Monaco merasa kerja sama dengan Paul Pogba tidak sesuai harapan, terutama dari segi kontribusi di lapangan. Oleh karena itu, klub telah memberikan lampu hijau bagi Paul Pogba untuk mencari klub baru, sementara detail kompensasi kontraknya tengah dirampungkan.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kelanjutan karier Paul Pogba. Apakah masih ada klub elite Eropa yang bersedia mengambil risiko merekrut pemain dengan riwayat cedera kronis seperti dirinya? Atau, mungkinkah ini menjadi penanda Paul Pogba akan segera gantung sepatu?
“Cedera terbaru Pogba jadi puncak kekecewaan Monaco, kerja sama dinilai tidak sesuai harapan,” kata L’Equipe dalam laporannya.
Bagi AS Monaco, keputusan ini berarti mereka dapat mengurangi beban finansial dari kontrak Paul Pogba dan fokus pada pembangunan skuad yang lebih stabil. Sementara bagi fans lama Juventus, klub tempat Paul Pogba pernah bersinar, ini menjadi kisah sedih kegagalan sang bintang untuk bangkit sepenuhnya setelah berbagai masalah menimpanya. Insiden ini juga turut mengurangi sorotan terhadap Ligue 1 dengan hengkangnya salah satu nama besar di kancah sepak bola.





