LONDON, NARASITA – Penyerang muda Aston Villa, Brian Madjo, berhasil mencatatkan namanya dalam buku sejarah UEFA Super Cup setelah mencetak gol pada Final UEFA Super Cup 2026. Gol tersebut menjadikan Brian Madjo sebagai pencetak gol termuda sepanjang sejarah ajang bergengsi ini, sebuah prestasi yang diraih pada usia 17 tahun 212 hari dalam pertandingan krusial di Stadion Olimpiade pada Kamis malam lalu.
Gol bersejarah Brian Madjo ini tidak hanya berarti bagi Aston Villa tetapi juga menarik perhatian global terhadap bakat muda yang menjanjikan ini. Keterlibatan Brian Madjo di panggung sebesar UEFA Super Cup menunjukkan potensi luar biasa yang dimilikinya sejak dini.
UEFA Super Cup merupakan kompetisi tahunan yang mempertemukan juara Liga Champions dan juara Liga Europa dari musim sebelumnya. Dengan rekor yang dicetak Brian Madjo, kompetisi ini semakin diperkaya dengan momen-momen tak terlupakan. Usia 17 tahun, 212 hari, adalah angka yang kini terukir sebagai tolok ukur baru dalam sejarah kompetisi tersebut, menggarisbawahi kehebatan Brian Madjo.
Pencapaian Brian Madjo ini juga menjadi bukti keberhasilan akademi Aston Villa dalam mengembangkan talenta muda. Rekor ini diharapkan dapat meningkatkan reputasi dan nilai pasar Brian Madjo secara signifikan. Bagi UEFA, kehadiran bintang muda seperti Brian Madjo menambah daya tarik kompetisi dan menginspirasi banyak penggemar sepak bola di seluruh dunia.
“Brian Madjo menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah UEFA Super Cup,” kata UEFA dalam pernyataan resminya.






