PALU, NARASITA – Sebanyak 20 hektar hutan hangus terbakar akibat kebakaran lahan di Desa Buyuntaripa Padabangke, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, pada Minggu, 16 Agustus 2026, sekitar pukul 18.30 WITA. Peristiwa kebakaran lahan Tojo Una-Una ini diduga berasal dari sisa bakaran api pengunjung yang berkemah.
Laporan awal mengenai insiden kebakaran lahan Tojo Una-Una ini diterima pada Senin, 17 Agustus 2026, pukul 07.17 WITA. Kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material berupa hilangnya tutupan hutan dan lahan seluas puluhan hektar, namun tidak menimbulkan korban jiwa atau pengungsian.
Menurut keterangan warga setempat, api bermula dari bekas kayu yang ditinggalkan menyala oleh pengunjung kemah. Mereka diduga berkemah tanpa sepengetahuan pemerintah desa setempat. Kejadian kebakaran lahan Tojo Una-Una ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah.
Menyikapi kebakaran lahan Tojo Una-Una ini, tim gabungan yang terdiri dari Damkar, Polsek Tojo, Camat Tojo, Satpol PP Tojo, serta aparat desa dan masyarakat Desa Buyuntaripa Padabangke segera melakukan pemadaman dini. Koordinasi juga telah dilakukan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tojo Una-Una.
Saat ini, api telah berhasil dipadamkan. Namun, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah menyebutkan kebutuhan mendesak berupa peralatan mobile pemadaman karhutla untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulteng.
“Peralatan mobile pemadaman karhutla menjadi kebutuhan mendesak kami untuk penanganan cepat di lapangan, terutama pada insiden seperti kebakaran lahan Tojo Una-Una ini,” kata Ir. Asbudianto, S.T., M.Si., Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah.
Laporan insiden ini bersumber dari TRC dan Pusdalops BPBD Provinsi Sulteng, serta TRC dan Pusdalops BPBD Kabupaten Tojo Una-Una.






