JAKARTA, NARASITA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan Prakiraan Cuaca BMKG untuk Rabu, 20 Agustus 2025, mengindikasikan potensi hujan ringan hingga sangat lebat, disertai petir, angin kencang, dan gelombang tinggi di berbagai wilayah Indonesia. Peringatan dini juga disampaikan terkait bibit Siklon Tropis 90W yang berpotensi berkembang.
Analisis BMKG menunjukkan adanya bibit Siklon Tropis 90W dengan kecepatan angin 20-25 knot dan tekanan minimum 1008 hPa. Meskipun potensi untuk menjadi siklon dalam 24 jam ke depan masih rendah, BMKG tetap mengimbau kewaspadaan.
Beberapa wilayah di Sumatera seperti Medan, Jambi, Bengkulu, dan Palembang diprediksi mengalami hujan ringan. Sementara itu, Bandar Lampung berpotensi hujan petir.
Di Pulau Jawa, Jakarta, Bandung, dan Surabaya diwaspadai hujan petir. Semarang dan Yogyakarta diprakirakan hujan ringan, namun Jawa Tengah berstatus siaga hujan sangat lebat.
Kondisi cuaca serupa juga melanda Kalimantan. Pontianak, Samarinda, dan Tanjung Selor berpotensi hujan petir, sedangkan Palangkaraya dan Banjarmasin hujan ringan.
Wilayah Sulawesi seperti Palu, Mamuju, Manado, dan Kendari diprediksi hujan ringan. Gorontalo berpotensi hujan lebat, sementara Makassar berawan tebal.
Untuk wilayah timur Indonesia, Sorong dan Jayapura diprakirakan hujan sedang. Nabire berpotensi hujan petir, serta Maluku Utara dan Papua Barat Daya berstatus siaga hujan sangat lebat.
BMKG menetapkan level waspada di Aceh, Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, dan Papua Selatan. Sementara itu, level siaga diberlakukan untuk Jawa Tengah, Maluku Utara, dan Papua Barat Daya.
Peringatan juga dikeluarkan untuk angin kencang di Maluku dan Nusa Tenggara Timur. Gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter diperkirakan terjadi di Samudra Hindia Selatan dan Perairan Jawa Timur.
Selain itu, masyarakat pesisir Jawa Tengah juga diimbau untuk mewaspadai potensi banjir rob. Prakiraan Cuaca BMKG ini penting untuk diperhatikan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dampak potensial dari kondisi cuaca ini meliputi gangguan transportasi darat, laut, dan udara. Risiko banjir dan tanah longsor juga mengancam wilayah siaga, serta banjir rob di pesisir Jawa Tengah.
Nelayan dan pelayaran disarankan untuk menghindari perairan dengan gelombang tinggi. Masyarakat diimbau untuk tetap siaga terhadap hujan lebat, banjir, dan longsor.
Pemerintah daerah diminta untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana hidrometeorologi. Publik disarankan untuk memantau aplikasi Info BMKG dan kanal resmi BMKG untuk mendapatkan pembaruan real-time terkait Prakiraan Cuaca BMKG.






