PALU, NARASITA – Ribuan warga Kota Palu memadati Aula Polresta Palu pada Kamis, 20/08, untuk mengikuti kegiatan Bakti Kesehatan Polri dalam rangka rehabilitasi pascabencana. Acara ini menyediakan berbagai layanan kesehatan gratis dan menyalurkan 1.300 paket sembako, menunjukkan kepedulian kepolisian terhadap masyarakat di Palu pascabencana.
Kegiatan Bakti Kesehatan Polri yang diselenggarakan oleh Polda Sulawesi Tengah melalui Rumah Sakit Bhayangkara Palu ini telah menarik perhatian banyak warga. Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kalangan berdatangan untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan umum, termasuk poli gigi, poli mata, dan poli telinga, hidung, serta tenggorokan (THT).
Acara Bakti Kesehatan Polri tersebut secara resmi dibuka oleh Kapolda Sulawesi Tengah yang diwakilkan oleh Irwasda Polda Sulteng, Kombes Pol Purwanto Puji Sutan. Kehadiran sejumlah pejabat, termasuk Forkopimda Sulawesi Tengah dan Karumkit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri Brigjen Pol dr. Nariyana, M.Kes., QHIA, menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.
Dalam sambutan Kapolda Sulteng yang dibacakan oleh Irwasda, disampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pusdokkes Polri atas dedikasi dan kontribusinya dalam pelaksanaan Bakti Kesehatan Polri ini. Ini merupakan bentuk kerja sama yang kuat antara berbagai pihak untuk kesejahteraan masyarakat.
“Terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pusdokkes Polri atas dedikasi dan kontribusi terhadap penyelenggaraan kegiatan bakti kesehatan ini,” kata Purwanto saat membacakan sambutan Kapolda.
Selain pelayanan kesehatan umum, Bakti Kesehatan Polri ini juga mencakup operasi celah bibir dan langit-langit bagi delapan pasien. Seluruh layanan operasi dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Palu dan diberikan secara cuma-cuma, meringankan beban warga yang membutuhkan.
Tidak hanya fokus pada layanan kesehatan, Polda Sulteng juga menyalurkan 1.300 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga serta menjadi bagian dari kepedulian Polri dalam proses pemulihan pascabencana di Palu.
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin menjelaskan, Bakti Kesehatan Polri merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Ini terutama penting dalam mendukung pemulihan dan peningkatan kualitas kesehatan warga pascabencana di Palu.
“Rangkaian pelayanan ini menunjukkan bahwa pendekatan kesehatan yang dilakukan Polri tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga mencakup upaya promotif, preventif, deteksi dini, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” kata Achmad.
Menurut Achmad, kegiatan Bakti Kesehatan Polri diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, Bhayangkari, dan masyarakat untuk jangka panjang.
“Semoga kegiatan ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Polri akan terus hadir dan berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, tangguh, dan sejahtera,” ujarnya.






