JAKARTA, NARASITA – Riwayat transfer Moise Kean kembali menjadi sorotan setelah klub promosi Serie A, Como 1907, dikabarkan mengajukan tawaran fantastis senilai €30 juta kepada Fiorentina untuk mendapatkan striker tersebut pada musim 2026/2027. Perjalanan karier Kean sejak 2019 memang penuh dinamika, melibatkan beberapa klub top Eropa dan fluktuasi nilai pasar yang signifikan. Klub melihat potensi Moise Kean sebagai penyerang yang menjanjikan, meskipun performanya cenderung naik turun.
Pada tahun 2019/2020, Juventus menjual Moise Kean ke Everton dengan harga €27,5 juta. Setelah itu, ia sempat dipinjamkan ke Paris Saint-Germain (PSG) pada musim 2020/2021 dan menunjukkan performa impresif dengan mencetak 17 gol di semua kompetisi. Penampilan apiknya di PSG meningkatkan kembali nilai dan daya tarik Moise Kean di mata klub-klub besar.
Juventus kemudian memutuskan untuk membawa pulang Moise Kean. Ia dipinjamkan kembali ke klub Turin tersebut dari 2021 hingga 2023 dengan biaya €7 juta. Akhirnya, pada musim 2023/2024, Juventus mempermanenkan status Moise Kean dengan mengeluarkan dana sebesar €30 juta.
Namun, di musim berikutnya, tepatnya 2024/2025, Juventus kembali menjual Moise Kean, kali ini ke Fiorentina, dengan kesepakatan €13 juta ditambah bonus €5 juta. Angka ini menunjukkan penurunan nilai jual dibandingkan harga pembelian sebelumnya. Kini, tawaran ambisius dari Como 1907 sebesar €30 juta membuktikan bahwa Moise Kean masih dianggap sebagai aset berharga di kancah sepak bola Italia.
Bagi Juventus, saga transfer ini menyoroti strategi jual-beli yang tidak selalu menguntungkan, terutama mengingat mereka sempat membeli kembali Moise Kean dengan harga tinggi lalu menjualnya lebih rendah. Di sisi lain, Fiorentina berpeluang besar meraup keuntungan signifikan jika menerima tawaran Como. Sementara itu, Como sendiri menunjukkan ambisi serius untuk memperkuat skuadnya dengan penyerang berpengalaman di Serie A seperti Moise Kean.
“Saga Moise Kean adalah contoh bagaimana nilai pasar pemain bisa naik-turun, namun tetap menarik minat klub besar,” kata Giovani Albanese, analis transfer.
Bagi Moise Kean sendiri, perpindahan ini bisa menjadi kesempatan baru untuk membuktikan kapasitasnya di klub ambisius setelah perjalanan karier yang berliku. Fluktuasi harga dan minat klub terhadapnya menggambarkan bahwa potensi besar sang penyerang masih menjadi daya tarik utama.






