TURIN, NARASITA – Saga transfer Franck Kessie Juventus dilaporkan hampir mencapai titik terang. Klub raksasa Serie A, Juventus, sedang berupaya keras merampungkan kesepakatan untuk mendatangkan gelandang tim nasional Pantai Gading, Franck Kessie, sebelum bursa transfer ditutup pada 22 Agustus 2026. Kessie sendiri dikabarkan sudah menolak tawaran menggiurkan dari klub Arab Saudi demi bergabung dengan Bianconeri.
Negosiasi antara Juventus dengan Franck Kessie telah berlangsung intensif sejak Juli 2026. Mantan pemain AC Milan dan Al Ahly ini menjadi target utama untuk memperkuat lini tengah Juventus yang membutuhkan tambahan fisik, pengalaman, dan dinamisme. Keinginan Kessie untuk bergabung dengan Juventus sangat kuat, bahkan membuatnya menunda semua tawaran lain.
Jurnalis transfer terkemuka, Fabrizio Romano, mengonfirmasi preferensi Kessie terhadap Juventus. Romano menyebut bahwa Kessie bersedia menunggu langkah konkret dari klub Turin tersebut.
“Franck Kessie lebih suka Juventus. Ia menunda semua tawaran lain, termasuk dari Arab Saudi, demi menunggu langkah konkret dari Bianconeri,” kata Fabrizio Romano.
Franck Kessie dilaporkan telah menyetujui kontrak berdurasi 3 tahun dengan Juventus, dengan gaji sekitar €4,5 juta per musim plus bonus tanda tangan. Angka ini jauh lebih kecil dibandingkan tawaran dari klub Arab Saudi, Al Ahly, yang menawarkannya kontrak 1 tahun senilai €10 juta (sekitar Rp170 miliar) plus opsi perpanjangan. Keinginan Kessie untuk bergabung dengan Juventus menunjukkan prioritasnya pada proyek olahraga dibandingkan finansial.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, juga mengamini kebutuhan tim akan profil seperti Kessie. Namun, Spalletti menekankan pentingnya menyeimbangkan skuad.
“Kami butuh tambahan fisik dan pengalaman di lini tengah. Kessie adalah profil yang tepat, tetapi kami harus menyeimbangkan skuad sebelum registrasi,” kata Luciano Spalletti.
Untuk mewujudkan transfer Franck Kessie Juventus, klub harus melepas setidaknya satu gelandang untuk menyeimbangkan beban gaji dan memenuhi kuota registrasi pemain. Beberapa nama yang berpotensi terdepak antara lain Arthur Melo (yang kontraknya bisa diputus), Fabio Miretti, atau Teun Koopmeiners. Kebijakan gaji Juventus yang membatasi pemain baru di kisaran €6-7 juta per musim juga menjadi pertimbangan.
Meskipun Kessie berstatus bebas transfer setelah kontraknya dengan Al Ahly berakhir, Juventus tetap harus bergerak cepat. Ancaman dari klub lain, seperti Al-Ittihad di Saudi Pro League yang juga menawarkan gaji €10 juta per tahun, membuat situasi ini menjadi bom waktu. Keputusan strategis dari manajemen Juventus akan sangat menentukan rampungnya transfer Franck Kessie Juventus.






