YOGYAKARTA, NARASITAPSM Makassar kini tengah berpacu dengan waktu untuk menuntaskan sanksi FIFA Registration Bans. Sanksi ini menjadi ganjalan serius bagi klub berjuluk Juku Eja itu, mengingat deadline pendaftaran pemain baru melalui Transfer Matching System (TMS) FIFA akan berakhir pada 21 September 2026.

Masalah sanksi FIFA Registration Bans ini menyebabkan 31 pemain yang sudah mengisi skuad PSM Makassar, termasuk rekrutan anyar baik asing maupun lokal, belum bisa didaftarkan secara resmi. Situasi ini tentu menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan manajemen dan para pendukung PSM Makassar.

Sanksi tersebut merupakan imbas dari sengketa lama yang belum juga diselesaikan oleh manajemen PSM Makassar, ditambah lagi dengan adanya sengketa baru. Akibatnya, FIFA menjatuhkan sanksi yang menghambat proses registrasi pemain anyar.

Batas akhir pendaftaran pemain pada 21 September 2026 menjadi krusial bagi PSM Makassar. Jika sanksi ini tidak segera dicabut, klub berpotensi tampil pincang di kompetisi Liga Super Indonesia musim 2026/27.

“Pemain-pemain anyar yang telah direkrut belum dapat didaftarkan secara resmi apabila sanksi tersebut belum dicabut,” kata sumber internal klub.

Manajemen PSM Makassar dituntut untuk bergerak cepat dan proaktif dalam menuntaskan segala persoalan sengketa. Hal ini penting agar sanksi FIFA dapat segera dicabut dan para pemain baru bisa didaftarkan, memastikan skuad dapat tampil dengan kekuatan penuh menghadapi musim kompetisi mendatang.