Biaya Pendidikan Naik 10% Per Tahun, Tapi 70% Orang Tua Tidak Siap
Data Bank Indonesia menunjukkan kenaikan biaya pendidikan mencapai 10% per tahun, namun survei NARASITA mengungkap 7 dari 10 keluarga tidak memiliki rencana keuangan khusus untuk pendidikan anak. Dr. Rina Dewi, pakar perencanaan keuangan, memperingatkan: ‘Menunda persiapan dana pendidikan sama dengan menggali lubang utang di masa depan’.
5 Kesalahan Umum dalam Menyiapkan Dana Pendidikan
- Terlambat memulai – Efek compounding hanya bekerja dengan waktu yang cukup
- Mengandalkan tabungan biasa – Tidak mampu mengejar inflasi pendidikan
- Tidak memisahkan dana – Dana pendidikan tercampur dengan kebutuhan lain
- Meremehkan biaya tambahan – Hanya menghitung SPP tapi lupakan biaya buku, seragam, dan ekstrakurikuler
- Tidak memiliki target jelas – Tanpa perhitungan spesifik berdasarkan jenjang pendidikan
Strategi Efektif Menyiapkan Dana Pendidikan
Menurut analisis NARASITA, keluarga yang sukses menyiapkan dana pendidikan umumnya menerapkan tiga prinsip utama:
- Memulai sejak dini, idealnya sejak anak lahir
- Menggunakan instrumen investasi yang tepat seperti reksadana pendidikan atau deposito berjangka
- Melakukan review tahunan terhadap progres dan penyesuaian target
Kalkulator Pendidikan: Tools Wajib untuk Orang Tua
Platform digital seperti kalkulator pendidikan NARASITA membantu memproyeksikan kebutuhan dana berdasarkan jenjang pendidikan dan lokasi sekolah. Dengan memasukkan data sederhana, orang tua bisa mengetahui:
- Estimasi biaya pendidikan saat anak masuk sekolah
- Jumlah setoran bulanan yang diperlukan
- Perbandingan berbagai instrumen investasi
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, menyiapkan dana pendidikan bukan lagi pilihan tapi kewajiban. Keluarga yang mulai merencanakan hari ini akan memiliki lebih banyak opsi dan mengurangi stres finansial di masa depan.





