TURIN, NARASITA – Juventus dilaporkan sedang dalam pembicaraan intensif dengan gelandang Pantai Gading, Franck Kessié, guna merealisasikan transfernya ke Turin. Upaya ini dilakukan pada pekan terakhir bursa transfer musim panas, 25 Agustus 2026, setelah dua gelandang mereka, Arthur dan Miretti, hengkang ke Besiktas.

Kebutuhan akan lini tengah baru menjadi prioritas bagi Juventus. Kehilangan Arthur dan Miretti membuat posisi gelandang menjadi kosong, sehingga mendatangkan Franck Kessié menjadi langkah strategis untuk mengisi kekosongan tersebut. Negosiasi dengan agen Kessié kini fokus pada detail kontrak.

Namun, jalan Juventus untuk mendapatkan Franck Kessié tidaklah mudah. Klub raksasa Liga Arab Saudi, Al Ittihad, juga menunjukkan minat yang sangat serius dan terus mendesak jawaban dari pemain berusia 29 tahun itu. Situasi ini menciptakan persaingan ketat, mengingat tawaran finansial dari Timur Tengah seringkali lebih menggiurkan.

Menurut jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano, pembicaraan aktif terus berlangsung antara Juventus dan perwakilan Franck Kessié. Romano menyebutkan bahwa kedua pihak sedang berusaha keras untuk mencapai kesepakatan sesegera mungkin di tengah tekanan dari klub lain.

Franck Kessié sendiri kini berada di persimpangan jalan, antara kembali berkompetisi di liga top Eropa bersama Juventus di Serie A atau menerima tawaran menggiurkan dari Al Ittihad. Keputusan Kessié akan sangat memengaruhi dinamika transfer di penghujung bursa transfer ini.

“Juventus terus melakukan pembicaraan aktif dengan Franck Kessié hari ini untuk mencoba menyelesaikan kesepakatan secepat mungkin,” kata Fabrizio Romano.

Keberhasilan Juventus merekrut Franck Kessié akan menjadi dorongan besar bagi skuad mereka, mengisi kekosongan lini tengah dan memperkuat ambisi klub di musim mendatang. Sementara itu, bagi Al Ittihad, mendatangkan Kessié akan menjadi tambahan signifikan dalam upaya mereka membangun skuad bertabur bintang di Saudi Pro League.