BUOL, NARASITA – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda Desa Bungkudu, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, pada Rabu, 02 September 2026. Peristiwa ini menghanguskan sekitar lima hektar lahan dan hutan. Tim gabungan telah dikerahkan untuk memadamkan api yang dipicu oleh cuaca ekstrem dan kekeringan panjang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah menerima laporan kejadian Kebakaran Hutan Buol pada pukul 20.17 WITA. Meskipun waktu kejadian dilaporkan pada hari yang sama, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Musim kemarau panjang dan suhu panas ekstrem menjadi faktor utama yang membuat area hutan dan lahan mudah terbakar.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun pengungsi akibat insiden Kebakaran Hutan Buol ini. Luas area terdampak diperkirakan mencapai kurang lebih lima hektar. Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusat Pengendalian Operasi (PUSDALOPS) BPBD Kabupaten Buol segera berkoordinasi untuk penanganan darurat.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Buol, Polres Buol, dan unsur lainnya, saat ini sedang dalam proses melakukan upaya pemadaman api di lokasi. Assessment awal telah dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak, namun sampai saat ini belum ada kebutuhan spesifik yang dilaporkan. Situasi di lokasi masih dalam tahap pemadaman.
Ir. Asbudianto ,Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, menegaskan komitmen pihaknya dalam penanganan bencana. “Kami terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Buol dan seluruh pihak terkait untuk memastikan penanganan Kebakaran Hutan Buol ini berjalan optimal. Prioritas kami adalah memadamkan api dan mencegah perluasan dampak,” kata Asbudianto.





