JAKARTA, NARASITA – Masyarakat kini dapat mengajukan perubahan data desil pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melalui ponsel pintar demi memastikan penerimaan bantuan sosial (bansos) lebih tepat sasaran. Proses untuk ubah desil lewat HP ini dilakukan melalui aplikasi resmi ‘Cek Bansos’ Kementerian Sosial, namun perlu diingat bahwa perubahan tidak terjadi secara instan dan memerlukan verifikasi lebih lanjut.
Pengajuan ubah desil lewat HP menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang mengalami perubahan kondisi ekonomi. Meski demikian, setelah pengajuan perubahan desil dikirimkan, data akan diverifikasi oleh dinas sosial atau pejabat berwenang di tingkat daerah. Hanya setelah proses verifikasi ini selesai dan disetujui, desil dapat berubah dan memengaruhi kelayakan penerimaan bansos.
Langkah awal untuk ubah desil lewat HP adalah dengan mengunduh aplikasi ‘Cek Bansos’ yang tersedia di Google Play Store untuk pengguna Android atau App Store untuk pengguna iPhone. Setelah berhasil mengunduh, pengguna perlu melakukan registrasi akun menggunakan data e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang valid. Kemudian, login ke aplikasi menggunakan akun yang telah terdaftar.
Setelah berhasil masuk ke aplikasi, pilih menu ‘Usul Sanggah’ atau ‘Usulkan Pembaruan’, yang mungkin memiliki nama sedikit berbeda tergantung versi aplikasi. Selanjutnya, pilih opsi ‘Request Pembaruan Data’ atau ‘Pengajuan Perubahan Data’. Pada tahap ini, pengguna harus mengisi data sesuai kondisi nyata, meliputi kondisi tempat tinggal, pekerjaan dan penghasilan anggota keluarga, serta aset atau kepemilikan yang relevan.
Penting untuk mengunggah dokumen pendukung jika diminta, seperti foto tampak depan atau samping rumah, foto KTP/KK, atau dokumen lain yang relevan seperti surat keterangan usaha atau slip gaji informal. Setelah semua data terisi dan dokumen terunggah, periksa kembali kelengkapan dan keakuratannya sebelum mengirimkan pengajuan. Pengguna dapat memantau status pengajuan ubah desil lewat HP melalui aplikasi dan menunggu hasil verifikasi dari dinas atau pejabat berwenang.
Perlu dipahami bahwa tindakan ‘segera’ yang bisa dilakukan adalah pengiriman usulan pembaruan data dari HP dalam hitungan menit setelah dokumen siap. Namun, perubahan desil itu sendiri tidak akan terjadi secara langsung, melainkan setelah verifikasi lapangan atau administrasi selesai. Tidak ada fitur ‘langsung turun/naik desil’ dalam sistem. Setelah diverifikasi, data DTKS akan diperbarui, dan kelayakan penerimaan bansos seperti PKH, BPNT/Sembako, atau BLT akan ditentukan berdasarkan aturan masing-masing program.
Agar pengajuan ubah desil lewat HP lebih ‘realistis’ dan meminimalkan penolakan, pastikan informasi yang diisi konsisten dengan dokumen pendukung seperti KTP, KK, foto rumah, dan bukti penghasilan. Hindari memaksakan perubahan ekstrem tanpa bukti kuat, karena verifikasi sering melibatkan pengecekan langsung di lapangan. Pastikan juga alamat dan kontak yang terdaftar dapat dihubungi untuk keperluan verifikasi oleh petugas. Jika ada perubahan signifikan seperti pindah domisili atau perubahan kepala keluarga, persiapkan dokumen pendukung tambahan yang relevan.





