BUOL, NARASITA – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) luas melanda Desa Binuang, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Insiden Karhutla Buol ini terjadi pada Jumat (04/09/2026) sekitar pukul 10.00 WITA, menyebabkan setidaknya 52 hektar lahan dan hutan terdampak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol, bersama Polres Buol, Polsek Bokat, Koramil Bokat, Pabung, TRC BPBD, dan masyarakat Desa Binuang, segera terjun ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Moh. Kachfi Mardjuni, Kepala Pelaksana BPBD, mengatakan bahwa seluruh unsur bergerak bersama untuk mencegah api meluas lebih jauh. Upaya pemadaman Karhutla Buol terus dilakukan meskipun akses ke beberapa titik lokasi kebakaran sulit.
“Seluruh unsur bergerak bersama agar api tidak meluas,” kata Moh. Kachfi Mardjuni, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buol.
Berdasarkan laporan awal, area perkebunan kelapa sawit dan kakao yang terbakar mencapai sekitar 17 hektar. Sementara itu, sekitar 35 hektar area hutan juga terdampak oleh Karhutla Buol ini. Hingga laporan diterima pada Sabtu (05/09/2026), belum ada pengungsi maupun korban jiwa akibat kejadian ini.
Tim gabungan terus berupaya memadamkan dan melakukan pembasahan lahan di bagian perkebunan milik warga untuk mencegah penyebaran api ke areal perkebunan lainnya. Salah satu kendala utama dalam penanganan Karhutla Buol ini adalah sulitnya akses menuju titik lokasi kebakaran yang berjarak sekitar 200 meter dari tepi jalan.
Kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah peralatan mobile pemadaman Karhutla untuk membantu penanganan di lokasi. BPBD Provinsi Sulawesi Tengah melalui Pusdalops BNPB juga telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Buol untuk penanganan lebih lanjut.





