SIGI, NARASITA – Sebanyak tujuh pendaki Gunung Nokilalaki terkendala logistik di Pos 3 Gunung Nokilalaki, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Minggu 13/09. Laporan ini diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palu, yang kemudian segera mengerahkan tim untuk membantu tujuh pendaki Gunung Nokilalaki terkendala logistik tersebut.

Laporan awal mengenai insiden pendaki Gunung Nokilalaki terkendala logistik ini disampaikan oleh rekan pendaki bernama Jihan kepada Kantor SAR Palu pada Minggu sekitar pukul 06.15 WITA. Rombongan berjumlah 11 orang memulai pendakian menuju Puncak Nokilalaki Mantiti pada Sabtu 12/09, pukul 07.00 WITA.

Empat anggota rombongan berhasil kembali dengan selamat, namun tujuh pendaki lainnya masih berada di Pos 3 akibat kendala logistik. Kondisi darurat ini segera dilaporkan untuk mendapatkan bantuan dan evakuasi.

Muh. Rizal, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, menyatakan bahwa tim SAR langsung bergerak setelah menerima laporan. Mereka berupaya maksimal dalam penanganan pendaki Gunung Nokilalaki terkendala logistik.

“Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu berangkat menuju lokasi kejadian pada pukul 06.32 WITA dengan membawa kendaraan operasional dan sejumlah peralatan pendukung,” katanya.

Tim SAR membawa berbagai perlengkapan penting untuk mendukung operasi pencarian dan evakuasi, termasuk peralatan jungle, navigasi, komunikasi, medis, serta alat evakuasi. Unsur SAR yang terlibat meliputi Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, keluarga pendaki, dan masyarakat setempat.

Ketujuh pendaki yang masih dalam status pencarian (DP) di Pos 3 adalah Rani (18), Fahri, Farel, Ramadhan, Sigit, Deikal, dan Iman. Hingga laporan awal ini diterbitkan, belum ada informasi mengenai korban meninggal dunia atau pendaki yang dinyatakan hilang.

Basarnas Palu akan terus memperbarui informasi mengenai perkembangan operasi SAR ini. Upaya penyelamatan para pendaki Gunung Nokilalaki terkendala logistik terus dilakukan.