PARIGI MOUTONG, NARASITA – Kapolsek Ampibabo, IPTU Ansaruddin, S.H., mengingatkan sekitar 800 pelajar SMA Negeri 1 Ampibabo tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Pesan ini disampaikan saat ia menjadi Pembina Upacara Bendera di halaman sekolah, Desa Ampibabo, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (14/09).
Dalam amanatnya, IPTU Ansaruddin menekankan bahwa bahaya narkoba dapat merusak kesehatan, menghancurkan masa depan, hingga mengancam keselamatan jiwa. Ancaman ini menjadi perhatian serius bagi generasi muda, sehingga pencegahan penyalahgunaan narkotika sangat penting.
Upacara yang dimulai sekitar pukul 07.15 WITA tersebut diikuti oleh staf administrasi sekolah, para dewan guru, serta siswa-siswi SMA Negeri 1 Ampibabo. Kegiatan rutin ini sekaligus menjadi sarana untuk menanamkan nilai patriotisme, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Kapolsek Ampibabo menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika tidak hanya berdampak pada kesehatan dan pendidikan, tetapi juga dapat menyebabkan ketergantungan. Ia menyoroti potensi rusaknya masa depan dan risiko kematian akibat overdosis sebagai konsekuensi fatal dari bahaya narkoba.
“Jangan pernah mencoba narkoba, karena sekali terjerumus dapat menghancurkan masa depan. Gunakan masa muda untuk belajar, mengembangkan potensi, meraih prestasi, dan mengejar cita-cita,” kata IPTU Ansaruddin.
Ia juga mengajak para siswa untuk selektif dalam memilih pergaulan serta berani menolak setiap ajakan yang dapat membawa mereka pada perilaku negatif. Hal ini penting untuk menghindari bahaya narkoba dan menjaga diri dari pengaruh buruk lingkungan.
“Jadilah generasi yang membanggakan orang tua, sekolah, dan daerah. Jauhi narkoba, hindari pergaulan negatif, dan fokuslah membangun masa depan. Generasi muda hari ini adalah penentu masa depan bangsa,” ujar IPTU Ansaruddin.
Kapolsek menambahkan, lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial para pelajar. Sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat perlu terus diperkuat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari bahaya narkoba.
“Kami dari Polsek Ampibabo akan terus hadir memberikan edukasi dan pembinaan kepada para pelajar. Pencegahan narkoba harus dilakukan bersama, sejak dini, secara berkelanjutan, dan melibatkan seluruh pihak,” kata IPTU Ansaruddin.
Kegiatan Upacara Bendera berakhir sekitar pukul 08.45 WITA, berjalan aman, tertib, lancar, dan terkendali. Melalui edukasi dan pembinaan ini, Polri Presisi berupaya melindungi generasi muda dari bahaya narkoba serta mendorong mereka menjadi insan yang berprestasi, berkarakter, dan berguna bagi bangsa dan negara.





