MOROWALI, NARASITA – PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) merealisasikan penataan infrastruktur publik berupa pemasangan drainase beton precast U-ditch sepanjang 9.078 meter di ruas jalan nasional Trans Sulawesi. Proyek ini bertujuan mendukung pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan aksesibilitas serta kualitas sarana umum di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dengan berfokus pada perbaikan drainase Trans Sulawesi Bahodopi.
Hingga September 2026, tercatat sebanyak 3.245 unit U-ditch telah terpasang untuk proyek drainase Trans Sulawesi Bahodopi. Proyek infrastruktur ini diproyeksikan akan terus berlanjut hingga Desember mendatang dengan total target pemasangan mencapai 4.411 unit.
Head of Department CSR PT IMIP, Tommy Adi Prayogo, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini tidak sekadar ditujukan untuk mendukung kebutuhan kawasan industri. Pembangunan drainase Trans Sulawesi Bahodopi ini diprioritaskan bagi kepentingan publik secara luas.
“Karena sarana ini berada di sepanjang jalur yang digunakan masyarakat umum setiap hari,” kata Tommy Adi Prayogo, Rabu, 16/09.
Ia menambahkan, penataan drainase Trans Sulawesi Bahodopi tersebut bertujuan untuk memperlancar aliran air, mengurangi potensi genangan air saat hujan, serta menciptakan kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat maupun pengguna jalan di sekitar kawasan industri.
Tommy merinci, pengerjaan proyek ini telah dimulai sejak tahap I hingga III pada tahun 2025 lalu, di mana IMIP membangun drainase sepanjang 3,6 kilometer di Desa Labota. Pengerjaan kemudian berlanjut ke wilayah Desa Keurea dan Desa Fatufia untuk drainase Trans Sulawesi Bahodopi.
Hingga April 2026, pembangunan drainase beton di Desa Fatufia bahkan telah terealisasi sekitar 1 kilometer. Titik pengerjaan tersebut dimulai dari perbatasan desa, melintasi Desa Keurea, hingga area depan kantor IMIP.
“Ini penting, mengingat jalan nasional Trans Sulawesi merupakan jalur dengan mobilitas masyarakat dan kendaraan yang tinggi. Dengan sistem drainase yang berfungsi baik, diharapkan limpasan air hujan dapat mengalir lebih lancar sehingga mengurangi potensi genangan di sekitar badan jalan,” tegasnya.
IMIP, lanjut Tommy, berkomitmen untuk terus memastikan kelancaran saluran air agar area sekitar kawasan industri tetap aman dan nyaman bagi para pengguna jalan. Pemasangan U-ditch ini tidak hanya berorientasi pada aspek fisik dan panjang saluran, melainkan menjadi bagian dari pembenahan sistem drainase kawasan industri Bahodopi secara menyeluruh yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah setempat.
Melalui penguatan infrastruktur publik ini, manajemen IMIP berharap mobilitas masyarakat dapat semakin lancar, sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi seiring dengan dinamika aktivitas industri yang terus berkembang.
Selain fokus pada penataan drainase Trans Sulawesi Bahodopi, IMIP juga mengambil langkah cepat dalam menangani kondisi infrastruktur jalan. Pada Februari 2026, perusahaan telah merampungkan perbaikan darurat berupa penimbunan di 10 titik jalan rusak dengan total panjang mencapai 1,29 kilometer.
Langkah ini menyusul program serupa pada tahun 2025, di mana IMIP turut meningkatkan kondisi jalan nasional sepanjang 1,6 kilometer yang tersebar di 18 titik rawan.





