MOROWALI, NARASITA – Seorang nelayan berusia 51 tahun bernama Suardi berhasil dievakuasi selamat oleh Tim SAR gabungan setelah perahu yang digunakannya mengalami mati mesin di perairan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Rabu (16/09).
Operasi pencarian dan pertolongan ini melibatkan Tim Rescue Pos SAR Morowali beserta sejumlah unsur potensi SAR lainnya. Kejadian berawal pada Selasa (15/09) sekitar pukul 15.00 WITA, saat Suardi dalam perjalanan pulang usai memancing di rompong. Perahu yang dikendarai nelayan Morowali ini tiba-tiba mati mesin di tengah laut.
Korban sempat berupaya menghubungi keluarganya di darat, namun hingga malam hari, Suardi belum juga kembali. Keluarga bersama rekan korban dan aparat setempat kemudian melakukan pencarian awal, namun tidak membuahkan hasil untuk menemukan nelayan Morowali tersebut.
Informasi mengenai insiden ini kemudian diterima Pos SAR Morowali dari keluarga korban, Moh. Miftah, pada Rabu (16/09) sekitar pukul 06.00 WITA. Tim Rescue Pos SAR Morowali segera bergerak menuju lokasi pencarian untuk menyelamatkan nelayan Morowali yang hilang.
Tim tiba di sekitar lokasi pada pukul 07.15 WITA dan langsung melakukan briefing sebelum melanjutkan operasi pencarian. Sekitar pukul 08.40 WITA, tim SAR berhasil menemukan Suardi dalam kondisi selamat di koordinat 2°28’27.54" LS dan 122°9’25.33" BT. Nelayan Morowali tersebut segera dievakuasi.
Korban kemudian dievakuasi menuju Desa Bungku untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan untuk ditutup pada pukul 09.10 WITA, dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
Operasi pencarian ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Tim Rescue Pos SAR Morowali, Dinas Perikanan Morowali, PSDKP Morowali, BPBD Morowali, masyarakat, serta nelayan setempat. Selama operasi, kondisi cuaca dilaporkan berawan dengan tinggi gelombang sekitar 0,25 hingga 1,1 meter, dan kecepatan angin berkisar 7–25 knot dari arah timur.





