PALU, NARASITA – Ratusan anak Taman Kanak-kanak (TK) di Kota Palu, Sulawesi Tengah, meramaikan perayaan HUT Kemerdekaan RI dengan mengikuti Parade Merah Putih pada Kamis (13/08/2026). Kegiatan ini secara simbolis dilepas oleh Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, di halaman Kantor Wali Kota Palu, yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi.
Sekitar 300 anak TK Negeri Pembina Palu Wilayah II dari Kecamatan Palu Timur dan Mantikulore berpartisipasi dalam Parade Merah Putih ini dengan penuh keceriaan. Mengenakan pakaian bernuansa merah putih, mereka menunjukkan antusiasme tinggi sebagai bentuk partisipasi menyemarakkan momentum kemerdekaan serta mengenalkan nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini. Parade Merah Putih ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahun.
Kegiatan ini mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Pengawas TK Negeri Pembina Palu, Meike Tompira, menjelaskan pemilihan tema nasional tersebut bertujuan untuk menanamkan semangat kebangsaan kepada anak-anak sejak usia dini. Menurut Meike, Parade Merah Putih ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter anak.
“Tema tahun ini kami mengambil tema nasional, yaitu Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” kata Meike Tompira.
Pembentukan karakter dan nasionalisme anak, kata Meike, juga terus diperkuat melalui penerapan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. Ia menilai, kegiatan seperti Parade Merah Putih dapat menjadi media pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengenal simbol, nilai, dan semangat kebangsaan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Imelda Liliana Muhidin memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan Parade Merah Putih ini. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para guru dan orang tua yang telah memberikan dukungan sehingga parade dapat berlangsung meriah dan penuh semangat. Imelda berharap kegiatan serupa dapat diikuti oleh TK lainnya.
“Alhamdulillah bagus. Tadi TK Pembina Kota Palu berjumlah sekitar 300-an anak dan antusiasmenya besar, orang tuanya juga seperti itu,” kata Imelda Liliana Muhidin.
Wakil wali kota menegaskan bahwa penanaman kecintaan terhadap tanah air sebaiknya dilakukan sejak anak masih berada pada usia dini. Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan menjadi kesempatan yang tepat untuk memperkenalkan semangat nasionalisme dengan cara yang dekat dengan dunia anak, seperti melalui Parade Merah Putih.
“Kita berharap TK-TK lain juga bisa mengikuti. Kalau ada kegiatan-kegiatan, apalagi terkait Hari Ulang Tahun Kemerdekaan, kita mulai dari anak-anak usia dini,” ujar Imelda Liliana Muhidin.
Anak-anak, tambah Imelda, perlu dibiasakan mengenal Indonesia melalui berbagai kegiatan sederhana, termasuk menyanyikan lagu kebangsaan dan lagu-lagu nasional. Hal ini akan memperkuat rasa cinta tanah air mereka. Parade Merah Putih adalah salah satu cara efektif untuk mengenalkan hal tersebut.
“Mereka sudah diajarkan bagaimana cinta pada tanah air, cinta pada bangsa, bagaimana menyanyikan lagu Indonesia Raya. Mereka sudah hafal dan juga lagu-lagu nasional,” kata Imelda Liliana Muhidin.
Parade Merah Putih tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi anak-anak. Melalui suasana yang ceria dan penuh kebersamaan, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air, persatuan, kebanggaan sebagai bangsa Indonesia, serta semangat kebangsaan yang akan menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi penerus sejak usia dini.





