INGGRIS, NARASITA – Andoni Iraola resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Liverpool FC mulai Juli 2026, menggantikan Jürgen Klopp. Penunjukan ini bukan sekadar pergantian pelatih biasa, melainkan penggenapan ‘takdir tertunda’ bagi Iraola, yang pada tahun 2013 nyaris bergabung dengan The Reds sebagai pemain, namun gagal karena loyalitasnya terhadap klub lamanya. Kisah nyaris bergabung ini kini menjadi narasi emosional yang menyertai kedatangan Andoni Iraola latih Liverpool.
Pendekatan Liverpool terhadap Andoni Iraola terjadi pada musim panas 2013. Saat itu, The Reds sedang mencari bek kanan berpengalaman untuk memperkuat skuad mereka. Negosiasi intensif sempat berlangsung antara manajemen Liverpool dan Athletic Bilbao, klub tempat Iraola bermain. Namun, kesepakatan batal dicapai karena Bilbao menolak melepas aset berharganya tersebut, dan Iraola sendiri memilih untuk setia pada klub yang membesarkan namanya itu.
“Pada 2013 saya hampir bergabung dengan Liverpool, tapi hati saya tetap di Bilbao. Kini, saya datang sebagai pelatih untuk menulis sejarah baru,” kata Andoni Iraola.
Setelah pensiun sebagai pemain, Andoni Iraola meniti karier sebagai pelatih dan sukses besar. Ia dikenal dengan filosofi sepak bola menyerang yang atraktif saat melatih Rayo Vallecano di Spanyol dan kemudian Bournemouth di Premier League. Pengalaman melatih di liga top Inggris inilah yang menjadi salah satu faktor penting mengapa Liverpool menunjuk Andoni Iraola latih klub kebanggaan mereka.
Penunjukan ini disambut antusias oleh para penggemar The Reds. “Iraola adalah pilihan tepat. Kisah masa lalunya dengan Liverpool membuat hubungan ini lebih istimewa,” ujar CEO Liverpool. Banyak fans menilai bahwa kedatangan Andoni Iraola latih Liverpool adalah manifestasi dari “takdir yang tertunda” setelah insiden transfer yang gagal lebih dari satu dekade lalu. Mereka berharap Iraola mampu membawa kesuksesan yang sama seperti yang ia raih di klub sebelumnya.





