LONDON, NARASITA – Penghargaan individu paling prestisius, Ballon d’Or 2026, siap digelar untuk pertama kalinya di London pada 26 Oktober 2026. Gelandang Spanyol, Rodri, menjadi kandidat terdepan setelah sukses membawa timnya menjuarai Piala Dunia 2026 dan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik turnamen, menyaingi para bintang seperti Lionel Messi, Kylian Mbappé, Lamine Yamal, dan Harry Kane.
Spanyol menorehkan sejarah dengan meraih gelar juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 di final yang berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, pada 20 Juli 2026. Kemenangan ini secara signifikan mengangkat posisi Rodri dalam perburuan Ballon d’Or 2026. Kontribusi vitalnya sebagai jangkar tim dan penghargaan Pemain Terbaik Piala Dunia 2026 menjadi modal kuat bagi Rodri.
Meski gagal membawa Argentina juara, Lionel Messi, pada usia 39 tahun, menunjukkan performa luar biasa. Kapten Argentina ini mencetak delapan gol dan empat assist, menjadikannya pencetak gol terbanyak kedua di turnamen tersebut. Pencapaian Messi di Piala Dunia 2026 tetap menjadikannya pesaing serius untuk meraih Ballon d’Or 2026 kesembilan sepanjang kariernya.
Sementara itu, Kylian Mbappé dari Prancis mengukuhkan dominasinya di lini serang dengan meraih Sepatu Emas FIFA. Mbappé berhasil mencetak sepuluh gol dan empat assist, menunjukkan ketajamannya di hadapan gawang. Performa impresifnya ini menjadikan bintang Paris Saint-Germain tersebut salah satu kandidat kuat lain untuk Ballon d’Or 2026.
Bintang muda Spanyol, Lamine Yamal (18 tahun), juga mencuri perhatian sebagai salah satu rising star dalam nominasi Ballon d’Or 2026. Kontribusi besarnya bagi tim nasional Spanyol di Piala Dunia 2026 dan di level klub bersama Barcelona menempatkannya di jajaran kandidat.
“Lamine Yamal akan segera memenangi Ballon d’Or. Saya yakin mengenai hal itu. Apabila dia terus bekerja keras dan mempertahankan perkembangannya, dia akan berada di sini,” kata Rodri, gelandang Spanyol/Manchester City.
Harry Kane juga tidak bisa diremehkan dalam persaingan Ballon d’Or 2026 ini. Penyerang Inggris tersebut mencetak 61 gol dalam 51 pertandingan untuk Bayern Munich sepanjang musim 2025/2026, sebuah statistik yang menempatkannya sebagai salah satu penyerang paling produktif di Eropa.
Upacara Ballon d’Or 2026 di London akan menjadi momen bersejarah. Ini akan sekaligus memperingati 70 tahun sejak penghargaan pertama kali diberikan pada 1956 kepada Stanley Matthews. Pemilihan London sebagai lokasi penghargaan adalah bagian dari perayaan penting ini. Informasi lebih lanjut mengenai Piala Dunia dapat dilihat di situs resmi FIFA.
“Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 mengubah peta persaingan Ballon d’Or. Rodri dan Lamine Yamal kini muncul sebagai dua kandidat terkuat,” kata Bernadus Wijayaka, jurnalis BeritaSatu.
Persaingan untuk Ballon d’Or 2026 diperkirakan akan sangat ketat. Meskipun Rodri memimpin, potensi Lionel Messi untuk menciptakan rekor sebagai peraih Ballon d’Or tertua sekaligus peraih sembilan kali penghargaan ini tidak bisa diabaikan.





