JAKARTA, NARASITA – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah bersama Gubernur Sulawesi Tengah mendorong percepatan rencana Perluasan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu. Dorongan ini disampaikan dalam konsultasi bersama Badan Anggaran DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (20/08).

Rombongan DPRD Sulteng yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Sulteng Arnila H. Moh. Ali dan Wakil Ketua II DPRD Sulteng Syarifuddin Hafid,  turut didampingi Gubernur Sulawesi Tengah beserta jajaran OPD terkait. Pertemuan ini diterima oleh Wakil Ketua Banggar DPR RI H. Muhidin M. Said,  bersama Anggota Komisi V DPR RI Drs. Hamka Baco Kady, 

Pengembangan Perluasan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri menjadi salah satu agenda strategis karena berkaitan langsung dengan penguatan konektivitas dan infrastruktur transportasi di Sulawesi Tengah. Perluasan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelayanan penerbangan.

Selain itu, Perluasan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri juga bertujuan memperkuat mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung kebutuhan logistik dan aktivitas ekonomi yang terus berkembang di daerah. Kehadiran Hamka Baco Kady sebagai Anggota Komisi V DPR RI dinilai menjadi ruang strategis untuk mengawal dukungan pemerintah pusat, mengingat Komisi V memiliki mitra kerja di sektor infrastruktur dan perhubungan.

Banggar DPRD dan Pemprov Sulteng mendorong agar rencana Perluasan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri memperoleh dukungan anggaran yang memadai melalui APBN maupun kebijakan kementerian teknis terkait. Hal ini penting untuk memastikan pembangunan berjalan lancar.

Selain Perluasan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri, konsultasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengawal sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) dan pembangunan infrastruktur penunjang logistik di Sulawesi Tengah. Dukungan pemerintah pusat dinilai krusial agar pembangunan infrastruktur transportasi dapat berjalan lebih cepat.

Sinergi antara DPRD Sulteng, Pemprov Sulteng, dan DPR RI diharapkan dapat mengakselerasi realisasi Perluasan Bandara Mutiara Sis Al-Jufri. Hal ini juga bertujuan memperkuat posisi Palu sebagai salah satu simpul konektivitas dan logistik di kawasan Indonesia Timur, memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.”