TOLITOLI, NARASITA – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu dan Pemerintah Kabupaten Tolitoli secara resmi meneken Nota Kesepahaman (MoU) Basarnas Palu Tolitoli pada Jumat, 18 September 2026. Penandatanganan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan dalam penanganan operasi pencarian dan pertolongan di wilayah Kabupaten Tolitoli.
Acara penandatanganan MoU Basarnas Palu Tolitoli tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Tolitoli. Kedua belah pihak menegaskan komitmen mereka untuk meningkatkan respons terhadap insiden darurat.
Nota Kesepahaman ini ditandatangani langsung oleh Bupati Tolitoli, H. Amran Hi. Yahya, dan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, . Kerja sama ini diharapkan mampu membangun sinergi yang lebih baik antara Basarnas dan pemerintah daerah.
Muh. Rizal, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, menyampaikan pentingnya persiapan dini sebelum terjadinya bencana. Ia menekankan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah merupakan kunci dalam meningkatkan kapasitas penanganan kondisi darurat.
“MoU ini kita laksanakan untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Kita menyadari bahwa Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Tolitoli, merupakan wilayah yang memiliki potensi bencana. Karena itu, kesiapan dan koordinasi perlu kita lakukan sejak awal. Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tolitoli atas kerja sama yang telah terjalin,” kata Muh. Rizal.
Senada dengan itu, Bupati Tolitoli, H. Amran Hi. Yahya, menyoroti ketidakpastian datangnya musibah dan perlunya persiapan yang matang. Ia mengapresiasi terjalinnya MoU Basarnas Palu Tolitoli ini sebagai langkah antisipatif.
“Kita tidak pernah tahu kapan musibah akan datang. Karena itu, sebelum terjadi musibah, kita harus sudah mempersiapkan diri. Dengan adanya Basarnas di daerah ini, kita bisa membangun kerja sama dan berkolaborasi dengan Basarnas maupun instansi terkait dalam menghadapi berbagai kejadian. Saya sangat mengapresiasi kerja sama ini,” ujar H. Amran Hi. Yahya.
Melalui MoU Basarnas Palu Tolitoli ini, kedua instansi dapat saling berkoordinasi dalam setiap kejadian yang membutuhkan respon cepat pencarian dan pertolongan. Hal ini mencakup pelatihan bersama dan pertukaran informasi.
Kerja sama ini juga diharapkan dapat memperkuat kesiapan personel dan unsur terkait, memastikan pelayanan yang cepat dan terkoordinasi kepada masyarakat saat menghadapi kondisi darurat. Integrasi antara Basarnas dan Pemerintah Kabupaten Tolitoli diharapkan dapat meminimalisir dampak bencana.





