JAKARTA, NARASITA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis Prakiraan Cuaca BMKG nasional pada Senin, 10 Agustus 2026, dengan status waspada (Peta Kuning) di sejumlah wilayah. Potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di Aceh, Riau, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
Selain itu, BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang yang dapat melanda Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah, serta Maluku Utara. Masyarakat di wilayah terdampak diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terkait kondisi Prakiraan Cuaca BMKG ini.
Beberapa wilayah di Kalimantan, meliputi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan, masih berpotensi dilanda kabut asap. Sementara itu, cuaca cerah berawan diprediksi akan menyelimuti sebagian besar wilayah Jawa, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.
Fenomena El Niño dengan kategori kuat, tercatat dengan indeks Nino 3.4 mencapai +2,02 dan SOI -27,7, menjadi penyebab utama perpanjangan musim kemarau. Namun, dinamika gelombang atmosfer seperti Rossby, Kelvin, dan MJO masih dapat memicu hujan lokal di beberapa area, demikian laporan Prakiraan Cuaca BMKG.
Kondisi atmosfer ini dipicu oleh sabuk konvergensi dan konfluensi atmosfer yang memicu pertumbuhan awan hujan konvektif. Hal ini menyebabkan potensi hujan tidak merata, meskipun secara umum Indonesia masih menghadapi dampak El Niño kuat.
BMKG juga menyarankan masyarakat untuk menjaga kesehatan, termasuk menjaga hidrasi dan menggunakan masker di area yang terdampak kabut asap. Selain itu, menghindari aktivitas terbuka saat hujan petir dan meminimalkan penggunaan api di lahan terbuka sangat dianjurkan guna mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Data terkini juga menunjukkan bahwa 1.657 titik mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) sangat panjang (31–60 hari), dengan 306 titik HTH ekstrem (>60 hari). HTH terpanjang tercatat 90 hari di Bantul, DIY. Wilayah Peta Kuning untuk peringatan dini cuaca meliputi Papua, Kalimantan, dan sebagian Sumatra.





