JAKARTA, NARASITA – Persija Jakarta saat ini tengah aktif melakukan negosiasi dengan 4-5 pemain asing. Langkah ini diambil manajemen Macan Kemayoran sebagai antisipasi jika Gustavo Almeida dan Van Basty Sousa dipinjamkan ke klub lain menjelang penutupan bursa transfer Liga 1 pada pertengahan Agustus 2026.

Situasi ini muncul setelah rumor peminjaman beberapa penggawa utama Persija Jakarta mencuat. Gustavo Almeida, salah satu pilar penting, dikabarkan diminati oleh Java United. Sementara itu, Van Basty Sousa disebut-sebut akan merapat ke Persijap Jepara.

Tidak hanya itu, Mauro Zijlstra juga masuk dalam daftar pemain yang akan dipinjamkan, dengan Arema FC sebagai tujuan. Pergerakan transfer ini menuntut Persija Jakarta untuk sigap menjaga kedalaman skuad, khususnya di lini depan, agar tetap kompetitif di Liga 1.

Manajemen Persija Jakarta memahami pentingnya keseimbangan tim. Oleh karena itu, pembicaraan dengan sejumlah pemain asing baru dilakukan secara paralel. Hal ini menunjukkan keseriusan klub dalam menghadapi dinamika bursa transfer dan memastikan kekuatan tim tetap terjaga, meski ada pergeseran komposisi pemain.

“Persija Jakarta saat ini sedang bernegosiasi dengan 4-5 pemain asing, sebagai antisipasi apabila Gustavo Almeida dan Van Basty Sousa dipinjamkan,” demikian rumor yang beredar di kalangan jurnalis olahraga.

Keputusan untuk mendatangkan Persija Jakarta pemain asing baru ini diharapkan dapat menutupi potensi kekosongan yang ditinggalkan oleh para pemain yang dipinjamkan. Proses negosiasi dengan para pemain asing ini menjadi fokus utama Persija Jakarta dalam beberapa waktu ke depan.

Bagi para pemain muda yang dipinjamkan, kesempatan ini menjadi ajang untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak di klub lain. Sementara bagi klub peminjam, seperti Persijap Jepara atau Arema FC, mereka akan mendapatkan tambahan tenaga berkualitas. Di sisi lain, para penggemar Persija Jakarta tentu menantikan pengumuman resmi terkait identitas para pemain asing baru yang akan bergabung.