LONDON, NARASITA – Chelsea menelan kekalahan telak 0-3 dari Brentford pada 19 September 2026. Hasil ini menjadi alarm keras bagi skuad asuhan Xabi Alonso, terutama setelah sebelumnya juga takluk 1-2 dari Arsenal pada 06 September 2026. Pelatih Xabi Alonso menyoroti rapuhnya pertahanan tim yang membuat Chelsea dibantai Brentford.
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Chelsea. Dalam lima pertandingan terakhir, The Blues kebobolan 12 gol, menunjukkan masalah serius di lini belakang. Pasca pertandingan, Alonso mengakui ada kekecewaan mendalam atas performa timnya.
“Menyakitkan untuk kalah. Menyakitkan untuk menderita kekalahan pertama kami,” kata Xabi Alonso, merujuk pada kekalahan dari Arsenal sebelumnya yang menjadi titik balik performa tim.
Situasi ini kian meresahkan setelah Chelsea dibantai Brentford di Gtech Community Stadium. Momentum yang sempat didapat saat unggul cepat melawan Arsenal di Emirates Stadium seolah menguap begitu saja. Mentalitas tim tampak belum stabil, sebuah isu yang diakui oleh Alonso.
Alonso menegaskan bahwa masalah utama Chelsea saat ini bukan hanya pada taktik semata, melainkan juga konsistensi dan mentalitas bertanding para pemain. Ia menyoroti bahwa pertahanan tim mudah ditembus, menyebabkan tim rentan kebobolan.
Kekalahan dari Brentford ini merupakan ujian besar bagi Xabi Alonso yang baru beberapa bulan menukangi Chelsea. Fans mulai mempertanyakan arah tim, dan apakah Alonso bisa segera menemukan formula terbaik untuk menstabilkan performa, khususnya di lini pertahanan yang rapuh.





