SHENZHEN, NARASITA – Sejumlah wakil bulutangkis Indonesia menghadapi berbagai ujian di turnamen bergengsi China Open 2026, yang berlangsung pada 21-26 Juli 2026 di Shenzhen Bay Sports Center, China. Pasangan juara bertahan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, atau Fajar/Fikri, memulai perjuangan berat mereka, sementara tunggal putra Jonatan Christie berhasil melaju ke babak 16 besar. Di sisi lain, ganda putri muda Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menunjukkan kebangkitan dengan membalas kekalahan sebelumnya.
Pasangan ganda putra Fajar/Fikri, yang berstatus juara bertahan, mengawali turnamen dengan kemenangan di babak pertama China Open 2026. Meskipun demikian, penampilan mereka masih terlihat belum stabil dan di bawah tekanan besar untuk mempertahankan gelar. Pelatih ganda putra menyoroti perlunya fokus lebih bagi Fajar/Fikri dalam menghadapi setiap pertandingan.
Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie memastikan tiket ke babak 16 besar usai melalui pertarungan tiga gim yang intens. Ia memenangkan set pertama dengan skor 21-15, namun sempat kehilangan fokus dan tampil buruk di set kedua dengan kekalahan 12-21. Meski demikian, Jonatan berhasil bangkit dan mengunci kemenangan di set penentu dengan skor 21-17.
Kabar positif datang dari ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Pasangan muda ini menunjukkan performa gemilang dengan membalas dua kekalahan mereka sebelumnya dari pasangan Thailand. Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa mereka mampu menjawab tantangan pelatih dan berpotensi untuk bersaing di level dunia pada gelaran China Open 2026 ini.
“Fajar/Fikri harus lebih fokus. Tekanan juara bertahan bukan alasan untuk kehilangan konsentrasi,” kata Pelatih Ganda Putra.
“Set kedua memang buruk, tapi saya belajar untuk bangkit dan tidak menyerah,” kata Jonatan Christie.
“Kami ingin membuktikan bahwa kami bisa menjawab tantangan pelatih dan bersaing di level dunia,” kata Rachel Allessya Rose.
Indonesia masih menyisakan beberapa wakil lain yang dijadwalkan bertanding di babak 16 besar China Open 2026. Turnamen BWF World Tour Super 1000 ini juga menjadi ajang pemanasan penting menjelang Kejuaraan Dunia BWF 2026. Media internasional menyoroti dinamika penampilan atlet Indonesia, khususnya kebangkitan Rachel/Febi dan konsistensi Jonatan Christie.





