ROMA, NARASITA – Pelatih Lazio, Gennaro Gattuso, memberikan evaluasi mendalam usai timnya bermain imbang 2-2 melawan AC Milan dalam laga Serie A giornata ke-4 di Stadion Olimpico pada Sabtu, 12 September 2026. Hasil imbang ini didapatkan setelah Lazio sempat unggul dua gol di babak pertama, namun gagal mempertahankannya hingga akhir laga.

Pertandingan ini menjadi cerminan tahapan perkembangan yang sedang dilalui Lazio di bawah kepemimpinan Gattuso. Ia mengakui timnya menunjukkan potensi besar di babak pertama dengan tampil dominan dan berhasil mencetak dua gol. Namun, intensitas permainan menurun drastis di babak kedua, memungkinkan Milan untuk bangkit dan menyamakan kedudukan lewat dua gol dari Diego Moreira.

Gennaro Gattuso menyoroti kemampuan timnya dalam menjaga ritme permainan sepanjang 90 menit. Ia mengakui bahwa tidak mudah bagi Lazio untuk mempertahankan level performa tinggi seperti di babak pertama.

“Babak pertama kami berada di level yang sangat tinggi. Milan berada dalam kesulitan. Namun, bermain dengan ritme seperti itu selama 90 menit memang mustahil,” kata Gennaro Gattuso.

Pelatih berjuluk Rino itu juga merasa beruntung timnya tidak sampai menelan kekalahan. Ia memuji ketahanan mental skuadnya setelah kehilangan keunggulan dua gol.

“Kami beruntung, karena pertandingan ini bisa saja berakhir dengan kekalahan. Setelah kebobotan dua gol seperti itu, kami tetap mampu bertahan dalam pertandingan dan mengamankan satu poin,” tambah Gattuso.

Dalam kesempatan yang sama, Gennaro Gattuso juga menanggapi pernyataan direktur olahraga klub, Igli Tare, yang menyebut target minimum klub adalah lolos ke kompetisi Eropa. Gattuso menolak tekanan tambahan tersebut.

“Saya tidak setuju ketika dikatakan target minimum adalah Eropa. Ini bukan polemik, tetapi tekanan yang saat ini tidak mampu kami izinkan,” tegas Gattuso.

Secara individu, Gattuso memberikan pujian untuk beberapa pemain. Ia menyebut Josip Sutalo belum dalam kondisi terbaiknya, namun menunjukkan kerja keras. Sementara itu, Diogo Leite tampil lebih siap dan mendapatkan apresiasi dari sang pelatih. Fokus Gattuso saat ini adalah membangun disiplin, budaya kerja, dan mengelola pertandingan dengan lebih matang untuk mencapai hasil yang konsisten.