MOSKOW, NARASITA – Film “Jejak Pahit Si Kembang Gula” produksi tim sekolah dari Indonesia, berhasil meraih penghargaan bergengsi Best Children’s Drama di Moscow International Film Anak Festival 2026 pada Juli lalu. Penghargaan ini menjadi bukti kekuatan cerita dan akting natural para siswa, membawa kebanggaan bagi perfilman anak bangsa di kancah internasional.
The Moscow International Film Anak Festival 2026 merupakan ajang bergengsi yang diikuti oleh berbagai karya sinema anak dari seluruh dunia. Film “Jejak Pahit Si Kembang Gula” berhasil menonjol berkat tema perjuangan hidup anak-anak desa yang disimbolkan melalui “kembang gula” sebagai metafora manis-pahit kehidupan. Seluruh aktor dalam film ini adalah siswa sekolah menengah tanpa pengalaman akting profesional sebelumnya, menambah nilai otentik pada produksi.
Produksi film ini melibatkan tim sekolah dan mendapat dukungan penuh dari komunitas film lokal, menunjukkan kolaborasi yang solid. Keberhasilan Film Jejak Pahit Si Kembang Gula di Moskow ini diharapkan dapat menjadi inspirasi besar bagi generasi muda Indonesia untuk terus berkarya dan berani menampilkan potensi mereka di panggung global. Ini membuktikan bahwa kualitas karya anak bangsa mampu bersaing dengan produksi dari negara lain.
“Film ini sederhana namun menyentuh hati. Pesan moralnya universal dan relevan bagi anak-anak di seluruh dunia,” kata Ketua Juri Moscow International Film Anak Festival.
“Kami berlatih berbulan-bulan, dan akhirnya perjuangan kami terbayar dengan penghargaan ini,” ujar salah satu siswa pemeran utama Film Jejak Pahit Si Kembang Gula.
Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, telah memberikan apresiasi khusus atas prestasi ini. Antusiasme penonton di Indonesia juga sangat tinggi, dengan tiket pre-sale yang sudah mulai terjual. Film Jejak Pahit Si Kembang Gula dijadwalkan mulai tayang serentak di bioskop Indonesia pada 6 Agustus 2026.
Media internasional menyoroti film ini sebagai “kejutan dari Asia Tenggara”, menunjukkan daya tarik universal dari kisah yang dibawakan. Keberhasilan Film Jejak Pahit Si Kembang Gula diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi film anak Indonesia di pasar global.





