ROMA, NARASITA – Mantan bek legendaris AC Milan, Paolo Maldini, resmi mundur dari FIGC sebagai direktur teknik pada Senin, 27 Juli 2026. Keputusan mengejutkan di Roma, Italia, ini menyusul penolakan Presiden FIGC Giovanni Malagò terhadap Andrea Pirlo sebagai calon pelatih Timnas Italia karena terkait perusahaan judi. Pengunduran diri Maldini dan Leonardo Araujo kini membuka lebar peluang Roberto Mancini untuk kembali melatih Gli Azzurri.

Pengunduran diri Paolo Maldini dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) terjadi hanya 16 hari setelah dirinya ditunjuk menempati posisi strategis tersebut. Bersama Maldini, Leonardo Araujo juga melepaskan jabatan penasihat teknis. Langkah ini secara efektif mengakhiri upaya FIGC di bawah Maldini untuk merevitalisasi skuad Timnas Italia.

Alasan utama di balik gejolak ini adalah batalnya Andrea Pirlo melatih Timnas. Presiden FIGC Giovanni Malagò menolak keras penunjukan Pirlo lantaran statusnya sebagai duta perusahaan judi asal Rusia, Fonbet. Penolakan terhadap Pirlo menjadi pemicu utama pengunduran diri Maldini dari FIGC setelah sebelumnya gagal merekrut nama-nama besar seperti Pep Guardiola atau Carlo Ancelotti.

Dengan kekosongan jabatan direktur teknik dan kursi pelatih, nama Roberto Mancini kini mencuat sebagai kandidat terkuat. Mancini, yang memiliki hubungan dekat dengan Malagò, berpeluang besar kembali menukangi Gli Azzurri. Sebelumnya, ia berhasil membawa Italia menjuarai Piala Eropa 2020 dan mencatat rekor 37 laga tanpa kekalahan sebelum mengundurkan diri pada 2023.

Selain Mancini, nama Antonio Conte juga sempat disebut-sebut sebagai alternatif pelatih Timnas Italia, namun hingga kini belum ada kontak resmi dari Federasi. Sementara itu, untuk posisi direktur teknik yang ditinggalkan Maldini, mantan kapten Juventus dan Timnas Italia, Giorgio Chiellini, masuk radar sebagai calon pengganti yang potensial.