Narasita.com- Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, bersama Ketua TP PKK Ir. Hj. Sry Nirwanti Bahasoan menghadiri acara Semarak Ramadhan yang digelar oleh Korem 132/Tadulako di Lapangan Immanuel, Kota Palu, pada Sabtu (22/3).
Acara yang berlangsung selama tiga hari ini diadakan dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah. Berbagai perlombaan turut meramaikan kegiatan tersebut, seperti Da’i cilik, tilawah Al-Qur’an, adzan, serta nyanyi solo religi dalam Ramadhan Challenge. Selain itu, hiburan seperti Stand Up Comedy, musik LASQI, dan tari Jepeng juga menarik perhatian para pengunjung.
Tak hanya itu, Bazar UMKM Ramadhan yang menghadirkan aneka kuliner khas turut menambah kemeriahan acara.
Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini, yang dinilai dapat memperkuat keimanan dan solidaritas umat Islam, khususnya di Sulawesi Tengah.
Ia juga menekankan pentingnya perlombaan-perlombaan yang dapat membentuk generasi cerdas dan berakhlakul karimah.
“Dorong terus anak-anak kita mengikuti kegiatan positif selama Ramadhan,” pesannya.
Selain itu, Gubernur juga mengapresiasi Danrem 132/Tadulako Brigjen Deni Gunawan,, atas inisiatifnya dalam menanamkan nilai-nilai religius di bulan suci Ramadhan.
“Alhamdulillah, Pak Danrem mengingatkan kita bahwa makna Ramadhan ada di penghujungnya,” ujar Gubernur, seraya mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat ibadah hingga akhir Ramadhan.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga memaparkan program unggulan Nawacita BERANI, yakni BERANI Cerdas untuk meningkatkan daya saing masyarakat, BERANI Berkah untuk memperkuat spiritualitas, dan BERANI Harmoni dalam menjaga seni budaya serta kearifan lokal.
Sementara itu, Danrem 132/Tadulako Brigjen Deni Gunawan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Korem dalam mempererat ukhuwah Islamiyah dan memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin menciptakan suasana harmonis dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” katanya.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Korem 132/Tadulako, Forkopimda, perangkat daerah, alim ulama, tokoh masyarakat, pelaku usaha, serta mitra kerja.





