JAKARTA, NARASITAHarga pangan nasional pada Selasa, 28 Juli 2026, menunjukkan tren penurunan signifikan, khususnya pada komoditas cabai rawit merah dan telur ayam ras. Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia mencatat penurunan drastis kedua komoditas ini dibanding hari sebelumnya.

Menurut laporan PIHPS Nasional per 28 Juli 2026 pukul 08.50 WIB, harga cabai rawit merah kini berada di level Rp47.500 per kilogram. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan harga pada 27 Juli 2026 yang mencapai Rp63.150 per kilogram. Penurunan serupa juga terjadi pada harga telur ayam ras, yang kini tercatat Rp25.000 per kilogram dari sebelumnya Rp31.950 per kilogram, menandai perbaikan pada harga pangan nasional.

Selain cabai rawit dan telur, beberapa komoditas harga pangan nasional lainnya juga terpantau stabil atau mengalami sedikit pergerakan. Bawang merah dibanderol Rp30.000 per kilogram dan bawang putih Rp27.500 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas bawah I dijual Rp14.500 per kilogram dan beras medium I Rp15.800 per kilogram.

Daging ayam ras segar tercatat Rp37.000 per kilogram, dan daging sapi kualitas I di angka Rp130.000 per kilogram. Komoditas gula pasir premium terpantau Rp19.000 per kilogram, sedangkan minyak goreng curah di harga Rp20.250 per liter. Informasi lebih lanjut mengenai pemantauan harga dapat diakses melalui situs resmi Bank Indonesia yang mengelola data PIHPS.

Penurunan harga pangan nasional ini tentu memberikan dampak positif bagi daya beli masyarakat. Namun, penting untuk tetap mewaspadai fluktuasi harga yang kerap terjadi pada komoditas pangan strategis, mengingat faktor cuaca dan distribusi seringkali menjadi penyebab utama perubahan harga.