Narasita.com-Palu- Melalui program Generasi Terkoneksi (GenSi), Indosat bekerja sama dengan Jurnalis Wanita (JUWITA) Palu menggelar pelatihan untuk melawan hoaks, Yang di ikuti Siswa dan siswi SMA dan SMK SeKota Palu, bertempat di Gedung Aula Palubu utama BPMP.Jumat (10/9/2025).
Ketua Jurnalis Wanita (Juwita) ,Kartini Nainggolan menyatakan bahwa kegiatan yang bekerja sama dengan Indosat ini merupakan upaya untuk membekali peserta dengan keterampilan melawan kejahatan digital, terutama penyebaran berita hoaks.
“Di zaman adik-adik sekarang,gempuran teknologi sangat besar, banyak kasus kekerasan digital dan berita bohong,kemampuan membedakan konten palsu dan asli, seperti video dan gambar, menjadi semakin penting.Jelasnya.
Dikatakan,Melalui pelatihan ini, para peserta juga akan dibekali dengan berbagai alat (tools) khusus agar dapat menjadi garda terdepan dalam melawan hoaks di lingkungan komunitas dan sekolah mereka, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai generasi muda di era digital.
Sementara itu kepala Vice President Head of Sales Sulawesi Brand Tri Herman Usman menyampaikan menyampaikan terimakasih kepada Jurnalis Wanita Indonesia (Juwita) atas kolaborasi yang terjalin dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Ia menerangkan AI dapat menjadi alat yang memudahkan kehidupan sehari-hari apabila digunakan secara bijak. Salah satu fungsi AI adalah mempermudah hidup manusia.
“Perkembangannya sangat cepat, dan kita tidak boleh tertinggal,” ujar Herman.
Salah satu peserta Dari SMKN 1 Palu, Arusah Ahmad Syakib Jawas mengaku dengan mengikuti pelatihan melawan Hoax ini ia bisa lebih paham bagaimana membedakan informasi yang fakta dan juga bohong atau Hoax.
“Kadang saya masih terkecoh dengan informasi yang saya dapat dimedia sosial, tapi setelah ikut pelatihan saya jadi lebih paham bagaimana membedakan berita benar dan palsu. Dan lebih berhati-hati sebelum membagikan informasi di media sosial,” katanya.





