PALU, NARASITA – Inflasi Sulawesi Tengah pada Juli 2026 mencatat pertumbuhan year-on-year sebesar 2,86 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,14. Data inflasi Sulawesi Tengah ini menunjukkan tekanan harga yang masih terkontrol di tingkat provinsi meskipun disparitas antar daerah cukup signifikan.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah, inflasi Sulawesi Tengah tertinggi terjadi di Kota Luwuk yang mencapai 5,39 persen dengan IHK sebesar 118,97. Sementara itu, inflasi Sulawesi Tengah terendah tercatat di Kabupaten Morowali dengan angka 1,53 persen dan IHK sebesar 113,55, menunjukkan variasi harga antar wilayah yang cukup beragam.

Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Daryanto, mengatakan Pada periode bulan ke bulan (month-to-month), tingkat inflasi Sulawesi Tengah Juli 2026 relatif stabil dengan pertumbuhan hanya 0,02 persen. 

“Inflasi Sulawesi Tengah year-to-date hingga Juli 2026 tercatat sebesar 3,10 persen, mencerminkan akumulasi tekanan harga sejak awal tahun.” Tuturnya. Rls