MILAN, NARASITA – Al Jazira dikabarkan telah menghubungi Inter Milan untuk menjajaki kemungkinan merekrut gelandang Kristjan Asllani. Klub asal Uni Emirat Arab itu dilaporkan tertarik memboyong Kristjan Asllani dengan status pinjaman, namun Inter Milan menegaskan hanya akan mempertimbangkan tawaran transfer permanen.

Negosiasi awal antara kedua klub dimulai pada pekan keempat Agustus 2026. Al Jazira, yang berbasis di Abu Dhabi, berupaya memperkuat lini tengah mereka dengan pemain berpengalaman dari Eropa, dan Kristjan Asllani menjadi target utama.

Fabrizio Romano, jurnalis transfer ternama, mengonfirmasi kabar ini. Ia menyebutkan bahwa pembicaraan antara Inter dan Al Jazira sedang berlangsung.

“Al Jazira telah menghubungi Inter terkait Kristjan Asllani dan menginginkannya dengan status pinjaman. Pembicaraan antara kedua klub sudah dimulai. Namun, Inter menginginkan transfer permanen,” kata Fabrizio Romano.

Gelandang berusia 24 tahun itu memiliki kontrak dengan Inter Milan hingga Juni 2027. Di musim 2025/26, Kristjan Asllani tampil dalam 28 pertandingan Serie A, mencetak 1 gol, dan menyumbangkan 3 assist. Nilai pasarnya saat ini diperkirakan mencapai sekitar €12 juta atau sekitar Rp228 miliar.

Sumber internal Inter Milan mengungkapkan alasan di balik sikap klub yang menginginkan transfer permanen. “Kami menghargai minat Al Jazira, tetapi posisi klub jelas: Asllani hanya akan dilepas secara permanen,” ujar sumber tersebut. Kebijakan ini sejalan dengan upaya Inter untuk menyeimbangkan finansial dan membuka ruang dalam skuad bagi gelandang baru, terutama untuk pemain yang jarang tampil reguler.

Hingga saat ini, belum ada keputusan final dari Kristjan Asllani terkait masa depannya. Negosiasi antara Inter Milan dan Al Jazira diperkirakan akan terus berlanjut. Masa depan gelandang asal Albania ini akan sangat bergantung pada kesediaan Al Jazira untuk menyesuaikan formula transfer menjadi pembelian permanen.